Breaking News:

Berita Karanganyar

Dispora Karanganyar Dorong Pembukaan Kembali Candi Cetho dan Sukuh

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar mendorong supaya objek wisata Candi Cetho dan Sukuh segera dibuka kembali

Penulis: Agus Iswadi | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Candi Cetho yang terletak di Desa Gumeng Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar mendorong supaya objek wisata Candi Cetho dan Sukuh segera dibuka kembali

Seperti diketahui bersama dua objek wisata dibawah Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng itu terpaksa ditutup sementara sejak diberlakukannya PPKM darurat pada awal Juli 2021 hingga saat ini.

Kepala Disparpora Karanganyar, Titis Sri Jawoto menyampaikan, dinas telah mengajukan surat kaitannya dengan pembukaan kembali dua objek wisata tersebut pada Rabu kemarin.

Pertimbangan pengajuan pembukaan kembali objek wisata tersebut karena memang antusiasme dari masyarakat cukup tinggi. Di samping lokasinya dua objek itu yang berada di kawasan terbuka sehingga dirasa aman.

"Maka kami mendesak untuk segera diizinkan dibuka kembali," katanya kepada Tribunjateng.com, Jumat (1/10/2021).

Dia menuturkan, mayoritas objek wisata di Kabupaten Karanganyar sudah melakukan uji coba pembukaan objek wisata. Hanya objek wisata yang dikelola pemerintah saja yang belum dibuka kembali, kecuali jalur pendakian Gunung Lawu.

Lanjutnya, dinas belum mengajukan izin pembukaan objek wisata Museum Dayu di Kecamatan Gondangrejo lantaran lokasinya yang berada di ruangan.

"Karena tertutup, kami belum mengajukan izin," ucapnya.

Titis menjelaskan, meskipun kasus Covid-19 mengalami penurunan, capaian vaksinasi menjadi salah satu indikator yang menentukan level zona penyebaran Covid-19.

Menurutnya apabila nantinya Kabupaten Karanganyar turun level yang semula level 3 menjadi level 2 tentu akan ada kelonggaran yang berdampak terhadap sektor pariwisata.

"Sesuai target bupati akan dikejar supaya turun level," jelasnya.

Apabila nantinya Candi Cetho dan Sukuh diperbolehkan beroperasi kembali kapasitas pengunjung akan dibatasi 25 persen dari kondisi normal. Sebelum adanya pandemi Covid-19, jumlah pengunjung di Candi Cetho sekitar 1.000 orang pada akhir pekan dan ada sekitar 500 orang saat hari biasa. (Ais).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved