Breaking News:

Berita Solo

Gedung Wayang Orang Sriwedari Solo Boleh Buka Lagi

Gedung Wayang Orang (GWO) Sriwedari mendapatkan izin mengelar pentas peringatan kelahiran.

Tangkapan Layar Youtube Dinas Kebudayaan Surakarta 
Tangkapan layar pentas wayang orang Sriwedari dengan tajuk Sang Parikesit yang diselenggarakan dalam rangka HUT ke 111 Wayang Orang Sriwedari, Kamis (30/9/2021) malam.   

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Gedung Wayang Orang (GWO) Sriwedari mendapatkan izin mengelar pentas peringatan kelahiran dari Satgas Covid-19 setempat, meski tempat wisata di ruang tertutup belum diizinkan.

"Oleh karena ini ulang tahun, oleh Satgas Covid dizinkan dengan protokol kesehatan dan pembatasan penonton. Penontonnya bahkan hanya 40 persen dari kapasitas, yang lainnya virtual," kata Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa.

WO Sriwedari menggelar pentas bertajuk Sang Parikesit di GWO Sriwedari, Solo, Kamis (30/9/2021) malam.

Pentas tersebut digelar untuk memperingati HUT Ke-111 WO Sriwedari.

Sang Parikesit merupakan pentas perdana WO Sriwedari pascapemerintah menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarkat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, pada Juli 2021.

Teguh menjelaskan, Selasa (5/10) pekan deoan, kemungkinan besar tempat-tempat wisata di ruang tertutup seperti Museum Radya Pustaka, Museum Keris, dan Museum Keraton sudah bisa buka karena level PPKM Darurat di Kota Solo sudah turun ke Level 2.

"Saya kira bisa, tergantung nanti kabupaten sekitar, kalau capaian vaksinnya sudah lebih dari 50 persen. Kalau kabupaten sekitar ini sudah 50 persen ke atas, mungkin hari Selasa depan kita (PPKM Kota Solo) sudah bisa turun," tuturnya.

Dia menambahkan, setelah tempat-tempat wisata yang tertutup buka, untuk segera memasang aplikasi Peduli Lindungi.

Menurutnya, Dinas Kebudayaan akan bisa menggerakkan pemasangan aplikasi tersebut pada museum-museum yang ada.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Solo, Agus Santosa menambahkan, selama PPKM Darurat hingga perpanjangan, pihaknya telah melakukan uji coba pentas dan mengajukan izin kepada Wali Kota Solo.

"Ini kami mencoba mulai berkegiatan. Berdoa saja, besok Senin (4/10) kan evaluasi, semoga bisa Level 2. Setelah itu nanti kita bisa buka untuk umum pada hari Kamis, Jumat, dan Sabtu, tapi masih dengan penonton terbatas dan juga prokes," terangnya. 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved