Breaking News:

Berita Karanganyar

Pemkab Karanganyar Minta Candi Sukuh dan Ceto Kembali Dibuka: Sudah Kirim Surat

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar mendorong supaya objek wisata Candi Cetho dan Sukuh segera dibuka kembali.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUN JATENG/YASMINE AULIA
Teras ketiga Candi Sukuh yang berada di Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar mendorong supaya objek wisata Candi Cetho dan Sukuh segera dibuka kembali.

Saat ini kedua objek wisata di bawah Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng itu ditutup sementara, sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, pada awal Juli silam.

Kepala Disparpora Karanganyar, Titis Sri Jawoto menyampaikan, pihaknya telah mengajukan surat berkait dengan pembukaan kembali dua objek wisata tersebut, pada Rabu (29/9/2021) lalu.

Pertimbangan pengajuan pembukaan kembali objek wisata tersebut karena memang antusiasme masyarakat cukup tinggi.

Di samping itu, lokasi kedua objek tersebut berada di kawasan terbuka sehingga relatif aman untuk dikunjungi, terkait dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

"Maka, kami mendesak agar kedua objek wisata itu segera diizinkan buka kembali," kata Titis kepada Tribun Jateng, Jumat (1/10/2021).

Titis menuturkan, mayoritas objek wisata di Kabupaten Karanganyar sudah melakukan uji coba pembukaan objek wisata.

Hanya objek wisata yang dikelola pemerintah, selain jalur pendakian Gunung Lawu, yang belum dibuka kembali.

Dia mengatakan, Disparpora Karanganyar belum mengajukan izin pembukaan objek wisata Museum Dayu di Kecamatan Gondangrejo lantaran lokasinya yang berada di ruangan.

"Oleh karena (Museum Dayu) tertutup, kami belum mengajukan izin," ucapnya.

Titis menjelaskan, meskipun kasus Covid-19 menurun, capaian vaksinasi menjadi salah satu indikator yang menentukan level zona penyebaran Covid-19.

Menurutnya, apabila nantinya Karanganyar turun level yang semula PPKM Level 3 menjadi Level 2, tentu akan ada kelonggaran yang berdampak terhadap sektor pariwisata.

Apabila nantinya Candi Cetho dan Sukuh diperbolehkan beroperasi kembali, kata dia, kapasitas pengunjung akan dibatasi 25 persen dari kondisi normal.

Sebelum pandemi Covid-19, jumlah pengunjung di Candi Cetho sekitar 1.000 orang pada akhir pekan dan 500 orang saat hari biasa.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved