Breaking News:

Berita Video

Video Residivis Pencurian Sembako dan Pengeroyokan Beralih Jadi Pencuri Motor

Dua orang residivis kasus pencurian sembako, dan pengeroyokan kembali berulah melakukan tindak pidana.

Berikut ini video residivis pencurian sembako dan pengeroyokan beralih jadi pencuri motor.

SEMARANG, TRIBUN - Dua orang residivis kasus pencurian sembako, dan pengeroyokan kembali berulah melakukan tindak pidana pencurian motor di wilayah Petek Semarang Utara.

Kedua residivis tersebut adalah Andrian Wijaya alias ngantuk warga Candisari pernah menjalani hukuman kasus  kasus pengeroyokan di Semarang Tengah tahun 2009, dan pencurian di Gunungpati tahun 2019. 

Kemudian tersangka  Dedi Supriadi alias Bobrok warga Layur residivis kasus pencurian beras di sembako tahun 2017 dan residivis kasus narkoba tahun 2019. Kedua kembali berulah mencuri motor Scoopy.

Keduanya mendapat hadiah timah panas saat akan ditangkap oleh Resmob Polrestabes Semarang pada 28 September 2021 lalu.

Tersangka Ngantuk ditangkap di Layur dan tersangka bobrok ditangkap di kos wilayah Genuk.

Dihadapan Polisi, tersangka Bobrok mengaku mencuri motor karena kepepet. Dia baru sekali melakukan pencurian motor bersama temannya yang merupakan residivis.

"Saya dulu pernah ditahan kasus pencurian sembako dan narkoba. Saya mencuri motor karena kepepet dan baru sekali. Motornya yang dicuri ada di saya dan belum dijual," tutur dia saat dihadirkan di Polrestabes Semarang Kamis (30/9/2021).

Sementara tersangka Ngantuk mengaku pernah menjalani hukuman kasus pengroyokan. Dirinya mencuri motor diajak oleh Bobrok.

"Yang mencuri bobrok. Saya cuma membantu doringin saja. Karena tidak jalan motornya saya ambil motor saya lalu saya bantu dorong motor yang dicuri bobrok," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved