Breaking News:

Guru Berkarya

Memahami Keberagaman Indonesia dengan Media Danboo Papercraft

Keberagaman masyarakat merupakan suatu kondisi dalam masyarakat yang terdapat banyak perbedaan.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Oleh: Siti Rahmanah SPd, Guru SMPN 4 Bojong Kec Bojong Kab Pekalongan 

Oleh: Siti Rahmanah SPd, Guru SMPN 4 Bojong Kec Bojong Kab Pekalongan

KEBERAGAMAN merupakan suatu kondisi dalam masyarakat yang terdapat banyak perbedaan. Secara umum keberagaman yang ada di Indonesia disebabkan letak srategis wilayah Indonesia, kondisi negara kepulauan, perbedaan kondisi alam, perbedaan keadaan transportasi dan komunikasi serta perbedaan penerimaan masyarakat terhadap perubahan.

Keberagaman yang ada di Indonesia di antaranya adalah keberagaman suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) (Lukman Surya Saputra, 2017). Materi keberagaman telah diajarkan pada mata pelajaran PPKn kelas 7 semester genap di SM N 4 Bojong yaitu di kompetensi dasar 3.4 Memahami Keberagaman Suku, Agama, Ras dan Antargolongan dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Dengan memahami materi keberagaman, siswa dapat bersyukur kepada Tuhan YME atas keberagaman yang ada. Selain itu dapat memahami bahwasannya keberagaman yang ada merupakan kekayaan bangsa yang sangat berharga. Kemudian arapannya siswa dapat lebih mencintai serta mengedepankan toleransi dalam menghadapi keberagaman yang ada di masyarakat.

Adapun kondisi di lapangan belum menggambarkan tercapainya tujuan pembelajaran materi keberagaman. Berdasarkan hasil PH di tahun ajaran sebelumnya, jumlah siswa yang belum mencapai KKM sebanyak 50%.

Hasil analisis menggambarkan jawaban siswa salah terbanyak dalam menjawab soal terdapat pada materi pokok macam-macam keberagaman yaitu keberagaman suku. Hal ini terjadi disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya yaitu tidak semua siswa memahami materi keberagaman yang sudah disampaikan oleh guru ketika pembelajaran.

Kondisi ini disebabkan oleh beberapa hal seperti minat belajar siswa pada mata pelajaran PPKn yang kurang, pembelajaran yang masih didominasi oleh guru hingga belum optimal metode maupun media yang digunakan oleh guru. Jika kondisi tersebut terus berlanjut maka tujuan pembelajaran materi keberagaman akan sulit untuk dicapai secara optimal sehingga guru dituntut untuk mengedepankan kemampuan inovasi.

Salah satu bentuk inovasi yang dilakukan oleh guru guna menarik minat belajar siswa yaitu dengan menciptakan media belajar danboo papercraft yang tergolong ke dalam media tiga dimensi. Selain itu, melalui danboo papercraft akan menciptakan pembelajaran yang lebih didominasi oleh siswa.

Menurut Uno dan Lamatenggo (2011), cara belajar siswa dengan melihat dunia nyata dan dengan memanipulasi benda-benda nyata sebagai perantaranya. Guru menyiapkan bahan lembar kerja siswa dan papercraft karakteristik suku-suku yang ada di Indonesia, termasuk gunting dan lem sebagai bahan dan alat peraganya.

Siswa dibagi menjadi kelompok kecil beranggotakan 2 orang. Masing-masing kelompok mendapatkan 1 amplop berisi bahan dan alat pembuatan, lembar kerja siswa yang berisi tata cara pembuatan danboo papercraft serta kolom deskripsi yang harus dijawab oleh siswa. Siswa diperbolehkan untuk mencari informasi terkait karakteristik suku yang ada dari berbagai sumber.

Melalui media danboo papercraft dalam pembelajaran PPKn Kelas 7 di SMPN 4 Bojong menunjukkan siswa berperan aktif dalam pembelajaran. Selain itu siswa lebih mudah memahami karakteristik masing-masing suku yang ada di Indonesia.

Hal tersebut dibuktikan melalui hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang dilihat dari analisis hasil PH, terkhusus materi pokok macam-macam keberagaman di masyarakat. Persentase siswa yang belum melampaui KKM mengalami penurunan menjadi 20%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media danboo papercraft mampu mendorong siswa untuk meningkatkan pemahaman materi keberagaman di masyarakat sehingga diharapkan tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan optimal. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved