Breaking News:

Berita Viral

Nasib Wacana Izinkan Kader Berpoligami dengan Janda yang Digulirkan PKS, Surahman: Kami Minta Maaf

Ketua Dewan Syariah Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Surahman Hidayat resmi mencabut anjuran yang mengizinkan kadernya berpoligami dengan janda

Editor: muslimah
Tribunnews.com/Ferdinand
Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), Surahman Hidayat 

TRIBUNJATENG.COM - Wacana yang dikeluarkan Partai keadilan Sejahtera (PKS) yang izinkan kader poigami dengan jada berakhir.

Sebelumnya, wacana ini banyak mendapatkan kritikan.

Ketua Dewan Syariah Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Surahman Hidayat resmi mencabut anjuran yang mengizinkan kadernya berpoligami dengan janda.

Surahman menjelaskan, aturan yang dicabut tersebut tercantum dalam Takzirah Nomor 12 Tentang Solidaritas Terdampak Pandemi.

Salah satu poinnya, anjuran berpoligami bagi kader yang mampu dan siap beristri lebih dari satu.

Baca juga: Jadwal BRI Liga 1 2021 Hari Ini, Bali United Vs Persikabo, Persib Vs PSM dan Persiraja Vs Persija

Baca juga: Mengenal Squid Game yang Viral Banget di Seluruh Dunia, Ada Apa di Baliknya?

Baca juga: 8 Contoh Surat Lamaran Kerja Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris Cepat Dapat Panggilan

"Setelah kami mendapat berbagai masukan dari pengurus, anggota dan masyarakat secara umum, kami memutuskan untuk mencabut anjuran poligami tersebut."

"Kami memohon maaf jika anjuran ini membuat gaduh publik dan melukai hati sebagian masyarakat Indonesia," kata Surahman, dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Kamis (30/9/2021).

J
Ketua MKD DPR RI, Surahman Hidayat (Tribunnews.com/ Amriyono Prakoso)

Menurut Surahman, pembatalan aturan tersebut untuk mewujudkan prinsip tata kelola partai yang baik dengan mengedepankan prinsip transparan, akuntabel dan responsif terhadap masukan masyarakat.

Surahman menambahkan, PKS saat ini fokus untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi, terutama anak-anak yatim.

"Perhatian utama kami adalah membantu meringankan kesulitan ekonomi masyarakat akibat terdampak pandemi," ujar Surahman.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved