Breaking News:

Berita Semarang

P5L Jadi Contoh Peran Serta Masyarakat Bantu Pemkot Semarang Atasi Banjir

Penanganan banjir di Kota Semarang tak akan maksimal jika hanya dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot).

Penulis: m zaenal arifin | Editor: M Syofri Kurniawan

Kecuali kali Asin sudah tidak mampu menampung limpahan air," paparnya.

Dikatakannya, P5L dibentuk pada 1992 oleh PT Tanah Mas selaku pengembang.

Meski sudah dibentuk P5L, namun banjir dan rob masih terjadi.

"Kemudian pada 1996 itu, P5L diserahkan dan dikelola oleh warga.

Namun sampai 2017 masih tetap saja terjadi banjir dan rob," katanya.

Pada 2017, kemudian dilakukan pergantian pengurus P5L dari kepengurusan yang lama ke pengurus baru yang diketuai Hartoyo.

Di masa kepengurusan yang baru, dilakukan berbagai pembangunan di antaranya pintu air grativasi, pengerukan saluran, dan rumah pompa hingga penambahan pompa.

"Pada 2017 ada 9 pompa tapi yang dipakai 7.

Sekarang disempurnakan total ada 16 pompa.

Termasuk juga, dulu saluran itu banyak sampah tapi sekarang sudah tidak," tambahnya.

Keberadaan P5L kini bisa dirasakan manfaatnya oleh 15 RW di Panggung Lor dan Panggung Kidul.

Sedikitnya ada 12.000 warga dari 3.800 KK yang menggantungkan hidupnya dari P5L agar tidak terendam banjir dan rob, khususnya saat musim penghujan. (Nal)

Baca juga: Penemuan Mayat Bayi di Kalipancur Semarang: Seorang Wanita dalam Kondisi Lemas Diamankan Petugas

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved