Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PON XX Papua

Pemerintah Jamin Keamanan Selama PON XX Papua

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dipastikan akan hadir langsung dan membuka PON Papua 2021 yang berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Sabtu (2/1

DOK. Humas Kemenkominfo
Jadwal dan Venue Lengkap PON XX Papua 2021, Sepak Bola dan Bulu Tangkis Digelar di Klaster Jayapura. Foto Poster PON XX Papua 2021 dengan latar belakang Stadion Lukas Enembe. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) dipastikan akan hadir langsung dan membuka PON Papua 2021 yang berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Sabtu (2/10).

Melalui akun Instagram resminya, Presiden Jokowi mengabarkan sudah bertolak ke Papua pada Jumat (1/10) kemarin. Jokowi akan bermalam di Jayapura sebelum secara resmi membuka PON Papua 2021.

"Saya terbang menuju Papua hari ini dan bermalam di Jayapura. Sampai bertemu besok di arena pembukaan Pekan Olahraga Nasional XX," tulis Presiden Jokowi melalui Instagram.

Jokowi dan rombongannya tiba di Bandar Udara Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat, (1/10) sore pukul 16.20 WIT.

Setelah disambut tarian selamat datang khas Sentani dengan iringan tetabuhan tifa, Presiden dan rombongan langsung menuju hotel untuk bermalam dan melanjutkan agenda kerja esok hari.

Namun dalam perjalanan dari Bandara Sentani menuju hotel, rangkaian kendaraan Presiden Jokowi sempat berhenti sesaat.

Presiden berhenti karena hendak membeli noken, tas rajutan asli Papua, dari mama penjual di pinggir jalan.

"Tas apa ini?" tanya Presiden kepada Paulina Adi, seorang mama penjual noken di pinggir Jalan Raya Hawai Sentani.

"Ini tas terbuat dari kulit kayu, Bapak," ujar Paulina. Setelah melihat-lihat dan memilih, Presiden kemudian memutuskan untuk membeli dua noken.

Upacara pembukaan PON Papua 2021 dijadwalkan berlangsung pukul 20:00 WIT. PON Papua 2021 dijadwalkan dibuka pada 2 Oktober dan ditutup pada 15 Oktober mendatang.

Namun demikian, pertandingan di ajang PON Papua sudah digelar sejak pekan lalu. Total ada 6.442 atlet yang tampil memperebutkan medali di 679 nomor pertandingan.

Tahun ini PON untuk kali pertama digelar di tanah Papua. Meski dibayang-bayangi masalah keamanan, pemerintah memastikan PON Papua akan berjalan aman dan nyaman.

Jaminan keamanan itu diungkapkan Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

"Insya Allah dari sudut keamanan semuanya sudah diantisipasi secara berlapis, tapi penuh kedamaian tidak menakutkan.

Tidak seram begitu, karena ini pesta olahraga. Semua berjalan baik dan Insya Allah akan tetap baik, itu kalau dari sudut keamanan," ujar Mahfud dalam rilis resmi, Jumat (1/10).

Meski dipastikan aman, Mahfud tetap meminta semua aparat bekerja dengan maksimal. Tujuannya agar pembukaan PON yang akan dihadiri Presiden Jokowi dapat berjalan lancar, aman dan sesuai dengan protokol kesehatan.

"Saya mengimbau masyarakat mendukung acara ini, aparat TNI Polri, Pemda, supaya semuanya bekerja dengan sebaik-baiknya," tegas Mahfud.

Selain menjamin keamanan, pemerintah memang terus menekankan penerapan protokol kesehatan di setiap titik kegiatan PON Papua.

Hal ini dilakukan guna mendukung kesuksesan penyelenggaraan PON di tengah pandemi dan memastikan kesehatan semua pihak terlindungi sehingga PON tidak menjadi episentrum penularan.

"Sejak pandemi melanda Indonesia selama 1,5 tahun terakhir, PON XX adalah perhelatan olahraga terbesar pertama yang kita laksanakan di tanah air.

Kita harus bersungguh-sungguh mengawal persiapan juga pelaksanaan kegiatan ini, dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu menggelar PON dengan baik dan sukses.

Hal itu kita upayakan melalui disiplin Prokes dan proteksi vaksinasi bagi setiap orang yang terlibat," tutur Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate.

Terkait Prokes dan kewajiban vaksinasi tersebut, pemerintah telah mengeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 46 Tahun 2021 untuk gubernur, bupati, dan wali kota Penyelenggara PON XX Papua 2021.

Kepala daerah dimaksud adalah Gubernur Papua, Wali Kota Jayapura, Bupati Jayapura, Bupati Mimika, Bupati Merauke dan Bupati Keerom.

Inmendagri tersebut menegaskan kembali tentang dua hal. Pertama, penyelenggara wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Kedua, penyelenggara wajib memastikan para atlet, ofisial, panitia, penonton, dan masyarakat di sekitar lokasi telah mendapatkan vaksinasi, minimal tahap pertama.

Selanjutnya pada saat pertandingan, para kepala daerah juga wajib memastikan pembatasan jumlah orang yang hadir di lokasi maksimal 25% dari kapasitas venue, juga memastikan kesehatan penonton yang datang melalui tes PCR/Antigen dan keterangan vaksinasi.(tribun network/fik/git/dod)

Baca juga: Capaian Vaksinasi Covid-19 Kota Tegal Sudah 93,42 Persen

Baca juga: Video Asrinya Hutan Kota di TBRS Semarang Layaknya Oase di Gurun Pasir

Baca juga: Kakek Casmadi Tewas dalam Sumur saat Berusaha Selamatkan Kambing yang Terperosok

Baca juga: Tertarik Dengan Batik Pewarna Lumpur, Gus Yasin Kunjungi Langsung Rumah Produksinya

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved