Berita Semarang

Satlantas Polrestabes Semarang Ajak Pekerja Jalanan Sarapan, Ahmad: Kalau Bisa, Rutin

Satlantas Polrestabes Semarang mengajak warga untuk sarapan bersama di rumah makan dekat Pos Patwal Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (2/10/2021).

Penulis: iwan Arifianto | Editor: m nur huda

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Satlantas Polrestabes Semarang mengajak warga untuk sarapan bersama di rumah makan dekat Pos Patwal Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (2/10/2021).

Warga yang diajak sarapan merupakan para pekerja jalanan meliputi tukang becak, tukang sapu, ojol, tukang rongsok dan lainnya.

Para pengguna jalan yang melintas di jalan tersebut juga dibagikan paket sarapan pagi.

"Ya senang bisa sarapan gratis bareng polisi," terang ojol Ahmad kepada Tribunjateng.com.

Ia mengaku, baru pertama kali mengikuti kegiatan seperti itu.

Ia berharap pihak polisi rutin melakukan kegiatan itu secara rutin bukan monumental.

"Kalau bisa semingggu atau dua minggu sekali lah agar kami rakyat kecil bisa terbantu," tuturnya.

Kegiatan sarapan bareng tersebut dilakukan polisi dalam rangka operasi Patuh Candi 2021,  kegiatan itu di prakarsai oleh Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar melalui Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit.

"Tak hanya sarapan bareng kami juga bagikan paket sembako," ujar Sigit.

Satlantas Polrestabes Semarang mengajak warga untuk sarapan bareng di rumah makan dekat Pos Patwal Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (2/10/2021).
Satlantas Polrestabes Semarang mengajak warga untuk sarapan bareng di rumah makan dekat Pos Patwal Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (2/10/2021). (Dok/ Satlantas Polrestabes Semarang.)

Paket sembako khusunya ditujukan pada masyarakat kurang mampu, tukang becak dan petugas kebersihan di sekitar Pos Patwal Simpang Lima Semarang.

“Sarapan bersama masyarakat dan pemberian bantuan paket sembako ini semoga bermanfaat dan dapat meringankan Perekonomian warga yang menerimanya," paparnya. 

Ia menambahkan, sebelum pandemi Covid-19, operasi patuh Candi yang digelar Polda Jawa Tengah dilakukam dengan penindakan menyasar pengguna jalan.

Akan tetapi tahun ini dilakukan dengan kegiatan humanis dengan tujuan lebih dekat pada masyarakat.

"Operasi Patuh Candi tahun ini kita laksanaka secara humanis lebih dekat dengan masyarakat aplikasinya kita banyak laksanakan kegiatan bansos, pembagian masker, nasi bungkus dan kegiatan sosial lain," imbuhnya. (Iwn)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved