Breaking News:

Guru Berkarya

Tingkatkan Pemahaman Sistem Gerak Manusia melalui Video Animasi

Sistem gerak merupakan sekumpulan alat gerak berupa organ-organ yang saling berkaitan satu sama lain.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Endang Sulistyowati SPd, Guru SMPN 2 Pulosari 

Oleh: Endang Sulistyowati SPd, Guru SMPN 2 Pulosari

SISTEM gerak merupakan sekumpulan alat gerak berupa organ-organ yang saling berkaitan satu sama lain. Menurut Susanto (Djahir, 2015), sistem merupakan kumpulan maupun komponen apapun, baik berupa komponen fisik maupun non fisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerjasama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan.

Sistem gerak pada makhluk hidup terbagi menjadi sistem gerak pada hewan, sistem gerak pada tumbuhan, dan sistem gerak pada manusia. Konsep sistem gerak pada manusia meliputi tulang, sendi, dan otot tubuh yang saling berkaitan satu sama lain untuk menghasilkan gerakan.

Konsep sistem gerak makhluk hidup diajarkan pada mata pelajaran IPA Kelas 8 di SMPN 2 Pulosari. Kompetensi Dasar yang diajarkan adalah KD 3.1 Menganalisis gerak pada makhluk hidup, sistem gerak pada manusia dan upaya menjaga kesehatan gerak.

Materi sistem gerak pada manusia harus dipahami oleh peserta didik secara keseluruhan. Dengan memahami sitem gerak pada manusia maka siswa dapat memahami bagaimana mekanisme gerak yang dihasilkan pada tubuh masing-masing. Selain itu, siswa juga dapat termotivasi untuk senantiasa menjaga organ gerak dalam tubuh.

Realita yang ada, tingkat pemahaman siswa terhadap materi sistem gerak pada manusia khususnya materi persendian relatif rendah. Hasil belajar yang telah dilakukan di tahun ajaran sebelumnya menggambarkan nilai yang berhasil dicapai siswa relatif rendah. Ditandai dengan masih banyak anak yang belum menuntaskan KKM mata pelajaran IPA ketika PH materi sistem gerak manusia.

Jika pemahaman materi tidak dapat dicapai dengan baik, dikhawatirkan akan berpengaruh pada kesadaran siswa dalam menjaga sistem gerak pada tubuh. Permasalahan ini terjadi dikarenakan beberapa faktor, salah satunya adalah kurang menariknya media belajar yang guru sediakan saat pembelajaran materi sistem gerak manusia.

Media video animasi merupakan salah satu media pembelajaran yang tergolong dalam metode video based learning. Menurut Agnew dan Kellerman, video merupakan media digital yang menunjukkan susunan atau urutan gambar-gambar dan memberikan ilusi, gambaran serta fantasi pada gambar yang bergerak (Munir, 2012).

Adapun media belajar video animasi merupakan salah satu media audio visual yang menggambarkan animasi berupa serangkaian gambar statis untuk mendapatkan sebuah ilusi pergerakan. Dalam hal ini menggambarkan ilusi gerakan tubuh manusia. Guru mengumpulkan desain animasi organ sendi pada manusia melalui berbagai sumber kemudia didesain dalam bentuk video pembelajaran yang siap dipelajari oleh siswa.

Media video animasi tersebut ternyata mampu menarik simpati siwa dikarenakan desain animasi yang unik. Ketika video animasi sendi tersebut diperlihatkan kepada siswa kelas 8 SMPN 2 Pulosari, ternyata siswa sangat antusias menonton.

Hasil belajar siswa juga lebih baik dibanding hasil belajar tahun ajaran sebelumnya yang tidak menggunakan media video animasi. Hal ini terlihat dari jumlah anak yang berhasil melampui KKM mata pelajaran IPA Kelas 8, khususnya ketika PH materi sistem gerak dengan sub materi persendian manusia.

Dengan media video animasi, membuktikan pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien. Sehingga harapnnya siswa menjadi lebih termotivasi untuk menjaga kesehatan sistem gerak tubuh masing-masing. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved