Breaking News:

Berita Semarang

Akademi Perguruan Tinggi Sumbang Inflasi Tertinggi Jateng Bulan September

Akademi perguruan tinggi jadi penyumbang inflasi tertinggi di Jateng bulan September.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: sujarwo
Net
ILUSTRASI 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Akademi perguruan tinggi menjadi penyumbang inflasi tertinggi di Jawa Tengah bulan September 2021.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng, akademi perguruan tinggi memiliki andil sebesar 0,0223 persen terhadap inflasi tersebut.

"Mengingat ini bulan-bulan awal masuk perguruan tinggi, jadi kemungkinan memang ada inflasi untuk komoditas ini," kata Arjuliwondo Koordinator Fungsi Statistik Distribusi saat rilis data secara daring, Jumat (1/10/2021).

Selain perguruan tinggi, Arjuliwondo menyebutkan, empat komoditas lain juga turut menjadi penyumbang inflasi terbesar Jateng pada September.

Keempat komoditas tersebut yakni minyak goreng 0,0192 persen, disusul rokok kretek 0,0178 persen, angkutan udara 0,0109 persen, dan tempe 0,0049 persen.

Ia memaparkan, dari total 6 kota di Jawa Tengah, dua kota mengalami inflasi yakni Cilacap 0,05 persen dan Surakarta 0,16 persen. 

Adapun empat kota lain meliputi Purwokerto, Kudus, Semarang, dan Tegal masih cenderung stabil.

"Untuk kota selain Cilacap dan Surakarta masih stabil," jelasnya.

Berdasarkan catatan BPS Jateng, pada Januari sampai September 2021 mengalami inflasi mencapai 0,46 persen.

Sementara IHK tahun ke tahun, tercatat mengalami inflasi 1,28 persen.

"Selama tahun 2021 ini perubahan perkembangan inflasi dari bulan ke bulan, tiga kali kita mengalami deflasi.  Sementara di 6 bulan yang lain kita mengalami inflasi," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved