Breaking News:

Smart Women

Kreasikan Tas Kresek Jadi Tas Modis, Deasy Esterina Kembangkan Brand Kreskros

Bermula dari mengolah tumpukan kantong plastik (kresek) tidak terpakai di kosan, Deasy Esterina memproduksi tas Kreskros.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: moh anhar
Dokumentasi Pribadi
Deasy Esterina, pemilik brand tas Kreskros 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tidak pernah terpikir dalam benak Deasy Esterina (31) bakal memiliki usaha sendiri, bahkan bisa menembus pasar luar negeri.

Sebelum usahanya yang diberi nama Kreskros itu lahir pada 2014 silam, dirinya tidak berbeda dengan mahasiswa yang baru saja lulus pada umumnya.

Sebatas melakukan banyak hal yang disukai.

Selain belajar musik, menggambar, ia juga belajar berkerajinan tangan.

Anehnya, bukannya benang yang dipakai sebagai bahan merajut, melainkan dari tumpukan kantong plastik (kresek) tidak terpakai di kosan.

Bahan itu dipilihnya karena merasa memiliki keterbatasan teknik merajut yang dikuasai.

Baca juga: Atlet Triathlon Pati Raih Medali Perunggu di PON Papua

Baca juga: Investasi di Kota Semarang Melonjak dalam Sembilan Tahun Terakhir

Baca juga: Perkuat Pencegahan Covid-19, Capaian Vaksinasi di Semarang Sudah Lebih Dari 100 Persen

Namun, berkat mengurusi sampah plastik itu lah membuatnya mendapat beragam penghargaan karena dinilai berkontribusi dalam menyelamatkan lingkungan dengan memanfaatkan limbah plastik menjadi barang bernilai ekonomi tinggi.

Deasy mengatakan, beberapa penghargaan yang pernah diraih antara lain Asephi Emerging Award kategori seniman atau perajin produk kriya inovatif tahun 2018.

Kemudian, pada tahun yang sama dirinya juga mendapat penghargaan dari Lembaga Good Desaign Indonesia atas inovasi produk berbahan daur ulang sampah.

“Lalu dapat lagi dari Lembaga Sustainable Business Award (SBA) Indonesia pada 2020.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved