Breaking News:

Merger, Pelindo Kini Berskala Global 

Setelah penggabungan empat BUMN itu, maka total aset perusahaan menjadi sebesar Rp 112 triliun, dengan total pendapatan mencapai Rp 28,6 triliun.

Editor: Vito
tribunjateng/dok
ilustrasi - aktivitas bongkar muat di TPKS Kota Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Integrasi atau merger PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I, II, III, IV secara resmi telah terlaksana.

Hal itu terjadi setelah ditandatanganinya akta penggabungan tiga BUMN layanan jasa pelabuhan (Pelindo I, III, dan IV) yang melebur ke dalam Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelabuhan Indonesia II yang menjadi surviving entity.

Penandatanganan disaksikan secara daring oleh Wakil Menteri II BUMN, Kartika Wirjoatmodjo. Seremoni penandatanganan Akta berlangsung secara hybrid Jumat siang (1/10), di Jakarta.

Sebelumnya pada pagi di hari yang sama, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2021 Tentang Penggabungan PT Pelindo I, III, dan IV (Persero) ke Dalam PT Pelabuhan Indonesia II (Persero).

Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, merger ini adalah langkah penting dan bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kepelabuhanan nasional.

“Ini adalah satu momen penting dan bersejarah bagi pengelolaan BUMN kepelabuhanan,” ujar Tiko, sapaannya, dalam keterangannya, Sabtu (2/10).

"Merger ini adalah langkah penting dalam rangka peningkatan value creation bagi BUMN Pelabuhan. Inisiatif ini memiliki tujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kepelabuhanan nasional,” sambungnya.

Lewat penggabungan tersebut, Tiko menuturkan, keempat BUMN akan menjadi satu perusahaan bernama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo.

Setelah penggabungan empat BUMN itu, maka total aset perusahaan menjadi sebesar Rp 112 triliun, dengan total pendapatan mencapai Rp 28,6 triliun. "Jadi skalanya memang sudah masuk ke skala pelabuhan global," terang Tiko.

Ia berharap agar manfaat dari merger ini ke depan dapat segera terealisasi. Setelah ini, Pelindo dapat fokus agar keempat subholding di bawah Pelindo dapat segera efektif dan dioperasikan secara optimal.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved