Breaking News:

Berita Regional

Cucu Tega Bunuh Nenek Gara-gara Tak Diberi Uang Rp 5 Ribu untuk Beli Rokok

Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (3/10/2021) kemarin sekitar pukul 10.15 WIB di rumah korban dan pelaku. Korban adalah Hj Manisa (60), meninggal

Editor: galih permadi
GOOGLE
Ilustrasi penusukan santri di Cirebon 

TRIBUNJATENG.COM - Lantaran tidak diberi uang beli rokok oleh sang nenek, Ahmad Hairul Anwar alias Erol (19) warga Lorong Keluarga Kelurahan Sentosa Kecamatan Seberang Ulu II, tega menghabisi nyawa nenek kandungnya.

Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (3/10/2021) kemarin sekitar pukul 10.15 WIB di rumah korban dan pelaku. Korban adalah Hj Manisa (60), meninggal dunia usai mendapat sejumlah luka di bagian tubuhnya.

Awal mula kejadian berawal dari pelaku yang hendak meminta uang Rp5.000 kepada sang nenek.

Pada saat itu pelaku merasa tidak senang karena tidak diberi uang oleh korban, pelaku pun menganiaya korban dengan sebilah pisau. Korban menjerit dan meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Manisa sempat dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah, namun nahas nyawanya tidak sempat tertolong dan meninggal dunia sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban mengalami tujuh luka tusuk oleh pelaku di antaranya 1 luka tusuk pada bagian dahi/kepala bagian depan, 1 luka tusuk pada bagian payu dara kanan, 1 luka tusuk pada bagian dada kanan, 1 luka tusuk pada bagian ketiak kiri, 1 luka tusuk pada paha kiri, 1 luka sayat pada telapak tangan kanan, dan 1 luka sayat pada telapak tangan kiri.

Tak sampai di situ ketika sedang menikam sang nenek, pelaku juga menikam tetangganya, Latif (64) yang berusaha memisahkan keduanya. Korban Latif mengalami delapan luka tusuk.

Kapolsek SU II AKP Handryanto mengatakan, tak lama dari kejadian pelaku langsung diamankan anggota Reskrim Polsek SU II.

"Setelah mendapat laporan warga, kami langsung memburu pelaku. Kami mendapatkan barang bukti berupa pisau yang dipakai pelaku menikam neneknya, " kata AKP Handryanto, Senin (4/10/2021).

Pihaknya masih mendalami motif pelaku dan kondisi psikologis pelaku.

"Motifnya kesal karena tak dikasih uang sama neneknya. Selanjutnya masih kami dalami bagaimana keseharian dia dan apakah ada indikasi pelaku ini pengguna narkoba, " ujarnya.

Sementara Erol mengaku ia kesal karena tidak diberi uang oleh neneknya.

"Biasanya dikasih, kali ini tidak saya kesal. Kemudian ambil pisau dapur. Uangnya buat beli rokok, " katanya.(*)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved