Breaking News:

Berita Pekalongan

Wali Kota Aaf Berharap Pendirian Swalayan MI Mart Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Upaya dalam memulihkan ekonomi di masa pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Pekalongan meresmikan Mahad Islam Mart (MI Mart).

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: moh anhar
Dokumen Kominfo Kota Pekalongan
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat meresmikan Mahad Islam Mart (MI Mart). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Sebagai upaya dalam memulihkan ekonomi di masa pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Pekalongan meresmikan Mahad Islam Mart (MI Mart).

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan, MI Mart tersebut merupakan gagasan dari para alumni Mahad Islam.

Hasil dari penjualan usaha 100% akan didonasikan untuk yayasan pendidikan di Mahad Islam.

"MI Mart adalah salah satu pemulihan ekonomi di masa pandemi dan ini juga sinergi dengan Gerakan Ayo Jajan. Dimana, hasil penjualannya 100% akan didonasikan untuk yayasan pendidikan di Mahad Islam," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Senin (4/10/2021).

Aaf, panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan, berharap masyarakat Kota Pekalongan, dapat memberikan kontribusi dengan membeli di MI Mart tersebut.

Baca juga: Foto-foto Natasha Vinski, Sosialita Indonesia Berbisnis Helikopter di Usia 23 Tahun

Baca juga: Bali Jadi Uji Coba, Pemerintah Segera Buka Pintu Pariwisata Internasional 

Baca juga: Bela Tim Esport Jateng, Mahasiswa Unika Semarang Berhasil Raih Medali Perak pada PON Papua

"Jajan atau beli disini sudah pasti akan mendapatkan pahala, karena kita berkontribusi terhadap yayasan pendidikan. Mudah-mudahan ini menjadi berkah bagi kita semua," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum Kospin Jasa Andy Arslan Djunaid yang juga sebagai alumni Mahad menambahkan, gagasan mendirikan usaha tersebut sudah lama, namun baru bisa tewujud sekarang ini.

Menurutnya, dengan adanya MI Mart ini bisa menjadi langkah awal, amal usaha yang dimiliki oleh Mahad Islam yang bisa mengembangkan dunia pendidikan. 

"Pendidikan merupakan pilar dasar bagi generasi muda bangsa, kita tahu bahwa pengaruh informasi dapat menyebabkan generasi muda menjadi tidak terarah oleh karenanya, Mahad Islam akan mendidik murid-muridnya menjadi berakhlaqul karimah," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved