Breaking News:

Guru Berkarya

Boneka Alfabet Media Pengenalan Huruf Vokal dan Konsonan

Salah satu bagian dari aspek perkembangan bahasa anak adalah kemampuan dalam mengenal huruf.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Sri Mulyati SPd, Guru SDN 01 Asemdoyong Kab Pemalang 

Oleh: Sri Mulyati SPd, Guru SDN 01 Asemdoyong Kab Pemalang

SALAH satu bagian dari aspek perkembangan bahasa anak adalah kemampuan dalam mengenal huruf. Anak harus menerima stimulus secara optimal sejak usia dini agar dapat berkembang.

Menurut Mustafiroh (2009), stimulasi pengenalan huruf yaitu memberikan stimulus kepada anak untuk mengenali, memahami, dan menggunakan simbol tertulis untuk berkomunikasi. Pada tingkat sekolah dasar, pengenalan huruf dapat diajarkan di kelas 1 pada KD 3.3 tentang mengenal lambang bunyi vokal dan konsonan dalam kata bahasa Indonesia, dan KD 4.3 tentang melafalkan bunyi vokal dan konsonan dalam bahasa Indonesia.

Kegiatan mengenal huruf melibatkan unsur auditif (pendengaran) dan visual (pengamatan). Kemampuan mengenal huruf dimulai ketika anak senang mengeksplorasi buku.

Menurut Darjowidjojo (2003) kemampuan mengenal huruf merupakan tahap perkembangan anak dari belum tahu menjadi tahu tentang keterkaitan bentuk dan bunyi huruf, sehingga anak dapat mengetahui bentuk huruf dan memaknainya. Huruf dalam bahasa Indonesia dikelompokkan menjadi huruf vokal dan huruf konsonan

Dalam pengenalan huruf bagi anak sekolah dasar, guru perlu mencari metode yang menyenangkan dan tidak membebani siswa. Dalam pengajaran materi mengenal huruf vokal dan huruf konsonan sebagian besar peserta didik yang pasif.

Padahal dalam mengenal huruf diperlukan keaktifan peserta didik agar materi yang disampaikan dapat diingat dan dikuasai. Oleh karena itu, salah satu solusi yang digunakan dalam mengajarkan materi pengenalan huruf di SD Negeri 01 Asemdoyong yaitu menggunakan boneka Alfabet.

Boneka Alfabet adalah media yang digunakan dalam pembelajaran mengenal huruf vokal dan huruf konsonan untuk menarik perhatian dan keaktifan peserta didik. Bentuk boneka alfabet adalah menyerupai boneka perempuan dan laki-laki yang terbuat dari bahan kain flannel dan dakron serta berbagai aksesoris.

Pada tubuh boneka ditempel huruf A sampai Z. Penerapan boneka alfabet dilakukan dengan menyuarakan satu persatu huruf vokal dan huruf konsonan secara bergantian.

Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam menggunakan media boneka alfabet yaitu guru dapat menata boneka alfabet sesuai dengan urut. Kemudian peserta didik diminta untuk membaca huruf yang terdapat di tubuh boneka.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved