Breaking News:

Berita Regional

Inilah Sosok Rangga Bocah Miliki Nama 19 Kata, Kini Kesulitan Dapat Akte Kelahiran Karena Tak Lazim

Ternyata orangtua di Indonesia tidak boleh sembarangan saat memberikan nama anaknya. Ada aturan resmi negara soal nama,  yakni maksimal karakternya

Editor: galih permadi
Kolase Surya Malang
Kisah orang tua asal Tuban, kesulitan bikin akta anaknya yang namanya terdiri dari 19 kata. 

TRIBUNJATENG.COM - Ternyata orangtua di Indonesia tidak boleh sembarangan saat memberikan nama anaknya.

Ada aturan resmi negara soal nama,  yakni maksimal karakternya adalah 55.

Aturan itu disebut-sebut yang menghambat orang tua asal Tuban, Jawa Timur kesulitan selama tiga tahun mendapatkan akta kelahiran anaknya.

Diberitakan TribunSolo.com sebelumnya, Arif Akbar dan Suci Nur Aisiyah membuat nama anaknya 19 kata.

Nama lengkapnya adalah Rangga Madhipa Sutra Jiwa Cordosega Akre Askala Mughal Ilkhanat Akbar Sahara Pi - Thariq Ziyad Syafudin Quthuz Khoshala Sura Talenta.

Rangga lahir Desa Ngujuran, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur tahun 2019.

Lantas bagaimana syarat memberi nama pada anak agar tidak terkendala administrasi kependudukan?

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Tuban, Rohman Ubaid mengatakan, ada batasan karakter huruf dalam mengurus dokumen kependudukan.

Sebelum akta anak diproses, maka harus masuk dulu dalam biodata base sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) Ditjen Dukcapil, maksimal 55 karakter huruf.

 "Batasan maksimal 55 karakter huruf, itu sudah termasuk spasi," ujarnya dikonfirmasi mengenai aturan batasan huruf untuk kepengurusan akta lahir anak, Selasa (5/10/2021).

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved