Breaking News:

Berita Sragen

Rencana Bupati Sragen Bikin Los Sementara Pasar Janglot Pascakebakaran

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati berencana mendirikan los sementara Pasar Janglot yang terbakar belum lama ini.

Tribun Jateng/ Mahfira Putri Maulani
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati didampingi Kepala Disperindag Sragen Tedi Rosanto ketika meninjau Pasar Janglot yang terbakar, Selasa (5/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sragen akan membuat los sementara di Pasar Janglot Tangen.

Kios sementara tersebut akan ditempati sebanyak 57 pedangan yang terdampak kebakaran akibat konsleting arus listrik, Sabtu (25/9/2021) tengah malam lalu.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati usai melakukan peninjauan ke Pasar Janglot Tangen, Selasa (5/10/2021).

Bupati mengatakan revitalisasi Pasar Janglot, Tangen belum bisa dilakukan dalam waktu dekat hingga tahun depan. Karena masuk dalam skala kegawatdaruratan pihaknya akan membangun los darurat.

"Ini masuk skala kegawatdaruratan, nanti akan dibangun los saja seperti tiang kemudian gavalum sekaligus lantainya nanti dihaluskan," kata Bupati Yuni.

Meskipun hanya bangunan sederhana berbentuk los, Yuni mengatakan akan lebih bagus daripada kondisi yang saat ini usai terbakar.

Sementara itu, Kepala Disperindag Sragen, Tedi Rosanto mengatakan perhitungan pihaknya los sementara ini akan menggunakan dana tak terduga sekitar Rp 150 juta.

"Analisa kami Rp150 juta, itu hanya los nanti. Masalah pedagang mau beri penyekatnya itu pedagang sendiri. Yang jelas kami membuat fungsinya untuk los," kata Tedi.

Rencananya pihaknya akan membangun empat los dimana satu los akan diisi 7-15 pedagang termasuk pedagang di kios. Tedi mengatakan revitalisasi Pasar Janglot nantinya juga berbentuk los namun diberi sekat.

Dengan los sementara ini, Tedi berharap los bisa bertahan beberapa tahun hingga Pasar Janglot Tangen bisa direvitalisasi setidaknya 2023 kedepan.

"Sementara ini kita mohon segera dibangun los sementara agar bisa bertahan beberapa tahun, karena kita bangun masih 2023. Nanti akan dirapatkan agar bisa segera dibangun dari dana tak terduga," katanya. (uti)


Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved