Breaking News:

Guru Berkarya

Tingkatkan Kemampuan Membilang dengan Permainan Ular Tangga

Memahami bilangan menjadi salah satu kemampuan dasar matematika yang hendaknya dimiliki oleh setiap anak.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Endang Setyowati SPdSD, Guru SDN 01 Pododadi Kec Karanganyar Kab Pekalongan 

Oleh: Endang Setyowati SPdSD, Guru SDN 01 Pododadi Kec Karanganyar Kab Pekalongan

MEMAHAMI bilangan menjadi salah satu kemampuan dasar matematika yang hendaknya dimiliki oleh setiap anak. Menurut Nyimas (2007), kemampuan membilang merupakan salah satu kemampuan yang penting dalam kehidupan sehari-hari.

Dapat dikatakan bahwa semua aktivitas kehidupan manusia memerlukan kemampuan ini. Supaya dapat membilang dengan baik, anak memerlukan proses untuk memahami angka.

Di SDN 01 Pododadi, Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, kemampuan membilang diajarkan dalam pelajaran matematika yang tertera dalam subtema 1 pembelajaran kelima yaitu di KD 3.2 menjelasakan bilangan sampai dau angka dan nilai tempat penyusun lambang bilangan menggunakan kumpulan benda konkret dengan jenis kegiatan pembelajaran membilang benda dengan nama bilangan. Mengingat pentingnya kamampuan membilang dalam kehidupan sehari-hari, siswa diharapkan memiliki kemampuan membilang yang baik.

Kenyataan yang ada menggambarkan tidak semua siswa mampu memahami materi membilang dengan baik. Keadaan tersebut menggambarkan bahwa belum semua siswa di SDN 01 Pododadi bisa meningkatkan kemampuan membilang.

Ketika pembelajaran berlangsung, anak diberikan tugas untuk mengerjakan soal yang ada di dalam buku pegangan siswa. Tidak sedikit yang belum bisa mengerjakan maupun yang salah dalam mengerjakan soal.

Hal tersebut membuat guru sebagai tokoh yang memiliki peran penting dalam pembelajaran berusaha untuk menciptakan media pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan yaitu melalui permainan ular tangga. Seperti yang kita ketahui, permainan ular tangga merupakan salah satu permainan yang bisa dimainkan oleh siapa saja.

Menurut Endang (2010), berhitung merupakan salah satu aspek kognitif. Kegiatan berhitung akan lebih menarik dan menyenangkan jika dilakukan dengan permainan yang bervariasi serta lingkungan pembelajaran yang bisa dan mendukung proses pembelajaran.

Dalam melaksanakan permainan ular tangga, guru wajib mempersiapkan alat dan bahan. Masing-masing kertas yang berisi gambar-gambar yang akan dihitung oleh anak, jawaban soal yang ada di dalam kolom kertas yaitu dalam bentuk kartu, dan dadu yang akan dimainkan oleh sejumlah siswa.

Setiap siswa akan bergiliran memainkan dadu untuk mendapatkan soal yang harus mereka jawab. Adapun tahapan pembelajaran kali ini yaitu guru mempersiapkan diri berperan membimbing anak melakukan permainan ular tangga. 

Selanjutnya memasang kertas yang berisi kolom permainan ular tangga. Kemudian masing-masing siswa akan mendapatkan satu dadu sebagai alat permainan sedangkan guru bersiap memandu jalannya permaianan.

Siswa yang sudah memainkan dadunya diwajibkan mencoba menjawab terlebih dulu sebelum diperlihatkan jawaban benar yang tertera dalam kartu jawaban. Kegiatan yang sama akan dilakukan oleh siswa berikutnya.

Permainan ular tangga sebagai salah satu media meningkatkan pemahaman bilangan ternyata mampu menciptakan pembelajaran yang interaktif di kelas 1 SDN 01 Pododadi. Hal itu tergambarkan ketika anak berpartisipasi aktif dalam pembelajaran.

Selain itu, tingkat pemahaman anak terhadap KD 3.2 materi bertopik membilang benda dengan nama bilangan ternyata meningkat. Terlihat ketika di akhir pembelajaran dilakukan review permainan, anak bersemangat menjawab setiap pertanyaan dengan benar. Kemudian hasil penilaian harian di pertemuan berikutnya menggambarkan banyak siswa yang sudah mendapatkan nilai melampaui KKM. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved