Breaking News:

Berita Video

Video NIK Belum Aktif Banyak Warga Kudus Gagal Divaksin

Banyak masyarakat Kudus yang ingin mendapatkan vaksin kecele lantaran Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka belum aktif

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Berikut ini video NIK belum aktif banyak warga Kudus gagal divaksin.

Banyak masyarakat Kudus yang ingin mendapatkan vaksin kecele lantaran Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka belum aktif. Jumlah warga yang kecele ini ditaksir mencapai ribuan.

Di Kudus sendiri terdapat beberapa sentra vaksinasi. Di antaranya yang diselenggarakan oleh Klinik Pratama Sukun Group (KPSG) di Kecamatan Gebog. Belakangan di sana digelar vaksinasi kerja sama Sukun Group dan Kodim 0722/Kudus.

Di antara warga yang gagal mendapatkan vaksin karena NIK belum aktif yakni Tasya Amalia (18). Warga Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kudus ingin sekali mendapatkan vaksin, karena NIK-nya belum aktif akhirnya untuk mendapatkan vaksin di KPSG batal.

“Padahal sudah mau vaksin, mau balik pondok. Katanya (NIK) belum terdaftar,” begitu kata Tasya saat ditemui di sentra vaksinasi KPSG, Selasa (5/10/2021).

Hal serupa juga dialami oleh  Fardan Abid. Siswa Madrasah Tasywiquth Thullab salafiyyah itu juga mengalami hal serupa. Dia yang telah mendaftar untuk mendapatkan vaksin sejak pagi pun gagal.

Mendapati kendala tersebut, akhirnya ada pegawai dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat yang bertugas mengupayakan aktivasi NIK. Baik Fardan maupun Tasya akhirnya disarankan untuk mengumpulkan kartu keluarga (KK) ke petugas tersebut.

“Katanya Kamis suruh ke sini lagi. Tadi disuruh ngumpulin dulu,” kata dia.

Sementara itu, Corporate Secretary PR Sukun, Deka Hendratmanto berharap agar pengampu kebijakan segera mengoordinasikan agar masalah tersebut segera teratasi. Pasalnya, dari Disdukcapil meminta agar warga yang NIK-nya belum aktif agar disuntik terlebih dulu. Namun, dari dinas kesehatan setempat tidak membolehkan lantaran vaksin yang disuntikkan NIK-nya harus jelas.

Deka melanjutkan, warga yang gagal divaksin di KPSG lantaran NIK  belum aktif pada Minggu (3/10/2021) terdapat 515 orang. Sehari kemudian, terdapat sekitar 600 orang yang gagal divaksin karena masalah yang sama. Kata Deka, kendala serupa juga dialami di sentra vaksinasi lain di Kudus. Hal itu berdasarkan laporan tim vaksinasi yang pihaknya terima.

“Umumnya (yang NIK-nya belum aktif) itu pelajar,” tandas Deka. (*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE:

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved