Breaking News:

Berita Karanganyar

Harga Pakan Naik, Peternak Ayam Petelur Karanganyar Dapat Bantuan Pakan Jagung

Sejumlah 27 ton bantuan pakan jagung dari pemerintah disalurkan kepada kelompok ternak ayam petelur di wilayah Karanganyar.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Penyaluran bantuan pakan jagung dari pemerintah melalui Bulog Cabang Solo kepada koperasi PPN Solo Raya untuk kemudian diteruskan kepada kelompok ternak ayam petelur di wilayah Desa Sedayu Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar, Rabu (6/10/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Sejumlah 27 ton bantuan pakan jagung dari pemerintah disalurkan kepada kelompok ternak ayam petelur di wilayah Desa Sedayu Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar, Rabu (6/10/2021). 

Bantuan pakan dari pemerintah ini disalurkan melalui Bulog Solo bekerja sama dengan Koperasi Pinsar Petelur Nasional (PPN) cabang Soloraya.

Bantuan tersebut disalurkan melalui program Cadangan Stabilitas Harga Pangan (CSHP) dengan harga beli pakan jagung senilai Rp 4.500 per Kg. 

Baca juga: Tanggapi Kekalahan Persekat Tegal, Manajer Tim Ersal: Kami Apresiasi Pemain Sudah Berjuang Maksimal.

Baca juga: Pekan Pertama Pembelajaran Tatap Muka SD di Tegal, Perhatian Fokus pada Psikososial Anak

Baca juga: Curhat Oka Antara Setelah Perankan Irvan di Ikatan Cinta, Akui Keputusannya Sulit Diterima Keluarga

Sekretaris PPN Solo Raya, Heru Santoso menyampaikan, sebelumnya perwakilan dari PPN Soloraya dan daerah lain dipanggil oleh Presiden Jokowi ke Istana Negara guna menyampaikan keluhan para peternak ayam petelur.

Mengingat biaya pakan mengalami peningkatan signifikan tapi di sisi lain harga jual telur di tingkat peternak justru anjlok. 

"Jokowi ambil tindakan dibantu pengadaan jagung untuk peternak. Digelontorkan 30 ribu ton dengan harga Rp 4.500 per Kg. Dalam rangka stablitas harga pakan," katanya kepada Tribunjateng.com di sela penyaluran bantuan jagung. 

Dari total 30 ribu ton bantuan pakan jagung untuk peternak se-Indonesia, sejumlah 2.000 ton disalurkan ke wilayah Kendal, Gunung Kidul dan Solo Raya.

Sesuai Permendag Nomor 7 Tahun 2020 harga jagung untuk bahan pokok pakan seharga Rp 4.500 per Kg. Namun harga jagung giling di pasaran mencapai Rp 6.000 hingga Rp 6.500 per Kg.

"Minimal dengan adanya bantuan jagung dari pemerintah ini dengan harga sesuai HAP dapat membantu mengoreksi harga pakan," ucapnya. 

Selain tingginya harga pakan, harga telur yang anjlok sejak tiga bulan terakhir semakin memberatkan para peternak ayam petelur. HAP telur seharusnya berkisar Rp 19,5 ribu hingga Rp 22 ribu per Kg.

"Tapi kemarin paling rendah Rp 13,5 ribu. Di Solo Raya berkisar Rp 14 ribu. Saat ini yang diperjuangkan harga telur supaya minimal sesuai dengan acuan pemerintah," ungkap Heru. 

Di wilayah Solo Raya tercatat ada sekitar 500-an peternak ayam petelur yang tergabung dalam PPN. Sedangkan di wilayah Karanganyar ada sekitar 100-an orang terbagi di tiga kelompok ternak di wilayah Desa Sedayu, Desa Jumantono, dan Mojogedang. 

Baca juga: Blak-blakan Polisi Soal Bukti dan Petunjuk dalam Kasus Pembunuhan di Subang, 23 Saksi Diperikasa

Baca juga: Update Virus Corona Kota Semarang Rabu 6 Oktober 2021, 8 Kecamatan Sudah Nol Kasus

Baca juga: Kasatbinmas Berganti, Kapolresta Solo Berharap AKP Monika Miliki Jiwa Petarung

Wakil Pimpinan Bulog Kantor Cabang Solo, Nanang Hariyanto mengatakan, Bulog mendapatkan tugas dari pemerintah untuk menyalurkan pakan jagung kepada peternak melalui Koperasi PPN Cabang Solo Raya sejumlah 100 ton dalam pengiriman tahap pertama.

"Disalurkan bertahap. Ditargetkan pekan ini penyaluran tahap pertama selesai," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved