Breaking News:

Berita Salatiga

Rutan Salatiga Siap Sanksi Pelanggar Zero HALINAR: Termasuk Petugas

Rutan Salatiga mendeklarasikan Zero Halinar alias tidak ada handphone pungutan liar dan narkoba.

Penulis: hermawan Endra | Editor: Daniel Ari Purnomo
istimewa
Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kota Salatiga adakan kegiatan deklarasi Zero HALINAR (Tidak ada Handphone, Pungutan Liar dan Narkoba) yang diikuti pegawai dan warga binaan pemasyarakatan, Rabu (6/10/2021).  

TRIBUNJATENG, SALATIGA - Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kota Salatiga adakan kegiatan deklarasi Zero HALINAR (Tidak ada Handphone, Pungutan Liar dan Narkoba) yang diikuti pegawai dan warga binaan pemasyarakatan, Rabu (6/10/2021). 

Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano mengatakan bahwa deklarasi bersih dari HALINAR ini merupakan bentuk komitmen sebagai petugas dan warga binaan, bersama menjaga Rutan Salatiga agar tidak ada peredaran Handphone, Pungutan Liar dan Narkoba. 

Andri menambahkan walaupun saat ini Rutan Salatiga sudah terbebas dan bersih dari segala bentuk peredaran handphone, narkoba maupun tidak ada pungutan liar, tetapi dengan deklarasi ini menambah yakin dan pemantapan diri dan komitmen bersama warga binaan untuk tidak pernah bosan dan tidak lengah agar tidak ada pelanggaran terkait HALINAR. 

Apalagi saat ini Rutan Salatiga sedang berproses untuk menjadi Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.

Sebagai Kepala Rutan Andri menjelaskan bahwa Rutan Salatiga tidak ada pungutan liar, peredaran narkoba dan hanphone, sehingga Andri juga menghimbau agar seluruh pegawai dan warga binaan agar tidak bermain – main dalam deklarasi dan komitmen bersama ini. 

Andri mengungkapkan apabila ada yang melanggar siap diberikan sanksi dan hukuman disiplin sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Baik kepada petugas maupun warga binaan. 

Sementara itu Verry yang tersangkut perkara narkoba dan menjadi salah satu warga binaan peserta deklarasi mengatakan sangat senang dengan diikutkan dalam kegiatan deklarasi ini. 

Verry dan kawan-kawan senasib seperjuangan yang sedang menjalani pidana sangat mendukung langkah Rutan Salatiga dalam program bebas dan bersih dari peredaran handphone, pungutan liat dan narkoba. 

"Kami merasa diorangkan dan saya yang ditunjuk sebagai role model untuk warga binaan lain tentu saja  mendukung penuh program ini. Apabila kami melanggar, kami juga siap menerima sanksi," ujarnya.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved