Breaking News:

Berita Kudus

Strategi Pemkab Kudus Ketika Naik Status PPKM Level 3

Vaksinasi yang belum memenuhi target membuat status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kabupaten Kudus naik dari Level 2 ke Level 3.

Penulis: raka f pujangga | Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
Pemaparan Bupati Kudus Hartopo. 

Saat ini, stok 40 ribu vaksin yang ada ditargetkan habis sampai dengan akhir pekan ini.

"Nanti setelah dosis vaksin ini habis, selanjutnya akan datang 50 ribu dosis vaksin lagi akan kami pakai untuk door to door," ujar dia.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Seksi Surveilans Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Aniq Fuad menyampaikan, target vaksinasi untuk lansia minimal 60 persen.

Berdasarkan data hingga 28 September 2021 lalu, jumlah vaksinasi dosis pertama lansia hanya tercapai 27 persen atau 19.225 jiwa.

"Targetnya ‎lansia di Kudus ada 71.098 orang," kata dia.

Sebelumnya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kudus optimistis, level PPKM tidak akan naik, meskipun angka vaksinasi dosis pertama di daerah itu belum menyentuh ‎50 persen.

Ketua IDI Kudus, ‎Ahmad Syaifuddin‎ menyampaikan, pencapaian vaksinasi dosis pertama 45,3 persen ‎atau 301.538 jiwa per tanggal 30 September 2021. ‎

Namun, berdasarkan data www.vaksin.kemkes.go.id jumlah vaksinasinya telah mencapai 49 persen.

"Hanya kurang sedikit saja dari data pusat. Jadi saya optimistis tidak akan naik level," ujar dia, saat ditemui di sela-sela HUT ke 31 RSI Sunan Kudus, Jumat (1/10/2021) pekan lalu.

Dokter Ipul, sapaan akrabnya, menjelaskan, ‎terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi agar kekebalan kelompok dapat terealisasi.

Ditambah target vaksinasi kumulatif sebesar 50 persen untuk dosis pertama harus ter‎capai hinga akhir September 2021. (raf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved