Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Antisipasi Banjir di Musim Penghujan, 150 Kilometer Sungai di Jawa Tengah Sudah Dinormalisasi

Pengendalian bencana banjir ketika memasuki musim penghujan, juga menjadi tanggung jawab Balai Besar Wilayah Sungai Pemali-Juwana.

Penulis: faisal affan | Editor: moh anhar
Istimewa
Dokumentasi: Normalisasi Sungai Beringin 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pengendalian bencana banjir ketika memasuki musim penghujan, juga menjadi tanggung jawab Balai Besar Wilayah Sungai Pemali-Juwana.

Persiapan yang sudah dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir yakni dengan melakukan normalisasi sungai dan waduk.

Kepala Satgas Penanganan Bencana BBWS Pemali-Juwana, Diana Noviadriana, mengatakan ada tiga tahapan yang pihaknya lakukan untuk mencegah terjadinya banjir.

Satu di antaranya yakni dengan menganalisis lokasi mana saja yang rawan banjir, termasuk tanggul yang dinyatakan krisis.

"Titik-titik itu yang akan kami monitoring untuk dilakukan tindakan pencegahan. Termasuk kami juga akan melakukan pengecekan alat, posko bencana, dan ketersediaan SDM. Sehingga ketika memasuki musim hujan semua sudah siap," terangnya.

Baca juga: Video Uang Rp 5,8 Miliar di Rekening Hilang, Warga Kudus Gugat Bank Mandiri

Baca juga: Sosok Mayat Muncul Terjepit Bebatuan Saat Debit Air Sungai Serayu Surut

Baca juga: Mundiroh Tegal Meninggal Tertimpa Reruntuhan Bangunan Tua

Sejauh ini ada 60 alat berat yang sudah dipersiapkan BBWS Pemali-Juwana untuk menghadapi musim hujan. Di antaranya terdiri dari excavator, truk, dan mobil pompa.

"Ada pula bahan banjiran berupa bronjong sebanyak 30 ribu unit, sand bag 33 ribu lembar, dan geobag 600 lembar. Maka ketika ada desa atau kelurahan yang membutuhkan bantuan bahan banjiran maupun alat kami siap," tegasnya.

Berdasarkan penghitungan dari BBWS Pemali-Juwana, normalisasi sungai yang sudah dilakukan sepanjang 150 kilometer. Dengan menggunakan anggaran dari pemerintah pusat sebanyak Rp 1 triliun.

"Sungai yang sebelumnya pernah mengalami banjir besar yakni Sungai Gelis, Jajar, Tuntang, dan Sringin. Namun semua sudah kami tangani dan siap menghadapi musim hujan tahun ini," tambahnya.

Tak hanya banjir saja, BBWS Pemali-Juwana juga menangani rob yang kerap terjadi di wilayah Kota Semarang dan Kota Pekalongan. Penanganan yang dilakukan dengan membuat rumah pompa.

"Di Pekalongan ada penambahan 3 pompa. Kalau di Semarang kami siapkan pompa Sringin dan Tenggang," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved