Breaking News:

Berita Semarang

Gairahkan Aktivitas Seni dan Budaya, Pemkot Semarang Bangun Indoor Theatre di TBRS

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi berupaya memaksimalkan potensi seni dan budaya yang ada di ibu kota Jawa Tengah.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
Dokumentasi Humas Pemkot Semarang
Gambar desain indoor theatre yang sedang dibangun di komplek TBRS, Jl Sriwijaya, Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi berupaya memaksimalkan potensi seni dan budaya yang ada di ibu kota Jawa Tengah, untuk dapat membangkitkan aktivitas perekonomian sebagai kota wisata.

Hal tersebut salah satunya diwujudkan melalui pembangunan sebuah gedung pertunjukan berkonsep teater, dilengkapi dengan sistem audio serta pencahayaan yang representatif di kawasan Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Kota Semarang.

Dengan adanya gedung pertunjukan yang nyaman itu, pelaku seni dan budaya pun dapat terlibat aktif dalam meningkatkan daya tarik Kota Semarang.

Baca juga: Progres Pembangunan RSUD Tipe D Mijen Baru 8 Persen, Dewan Wanti-Wanti Jangan Sampai Gagal Lagi

Baca juga: Nonton TV Online Ini Link Live Streaming Belgia Vs Perancis Semifinal UEFA Nations League

Baca juga: Head to Head Timnas Indonesia Vs Taiwan Play Off Kualifikasi Piala Asia 2023, Garuda Wajib Menang

Pasalnya dengan adanya fasilitas milik pemerintah yang nyaman untuk menikmati pagelaran seni budaya, diharapkan minat masyarakat terhadap industri pertunjukan dapat meningkat.

Sehingga pelaku seni budaya di Kota Semarang pun turut berdaya.

Hendi, biasa akrab disapa Wali Kota Semarang, menekankan jika transformasi ibu kota Jawa Tengah sebagai kota wisata tak hanya fokus dalam peningkatan estetika kota saja, tetapi juga pengembangan potensi seni dan budaya yang ada.

"Fasilitas untuk pelaku seni dan budaya yang terbuka kita sudah ada beberapa, seperti Taman Indonesia Kaya atau Plaza Kandri. Sedangkan untuk yang di TBRS ini konsepnya indoor teater, lengkap dengan lighting dan sound system," tutur Hendi.

Pekerja menggarap proyek indoor theatre yang sedang dibangun di komplek TBRS, Jl Sriwijaya, Kota Semarang.
Pekerja menggarap proyek indoor theatre yang sedang dibangun di komplek TBRS, Jl Sriwijaya, Kota Semarang. (Dokumentasi Humas Pemkot Semarang)

Sementara itu, Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Semarang, Mohamad Irwansyah menyebutkan pembangunan gedung pertunjukan di kawasan TBRS sendiri dikerjakan dalam dua tahap.

Pada tahap 1 di tahun 2021 pembangunan difokuskan pada pekerjaan struktur bangunan, serta untuk tahap 2 di tahun 2022 akan dilanjutkan untuk penggarapan arsitektural bangunan dan mechanical electrical.

Untuk area pertunjukan pada gedung yang dibangun tersebut terdiri dari dua bagian, yaitu gedung teater dengan kapasitas 500 penonton duduk, dan lantai dasar untuk pertunjukan komunal dengan kapasitas 800 penonton berdiri.

Pembangunan gedung teater juga direncanakan telah dilengkapi dengan kursi penonton, pendingin udara, serta sistem audio dan pencahayaan untuk menunjang pagelaran pertunjukan. 

Baca juga: Prediksi KS Tiga Naga Vs PSMS Medan Liga 2 2021, H2H, Susunan Pemain dan Link Live Streaming

Baca juga: Not Angka Raisa Bahasa Kalbu Percayalah Hanya Diriku Paling Mengerti

Baca juga: Not Angka Bruno Mars It Will Rain Cause Therell Be No Sunlight If I Lose You Baby

"Untuk pembangunan tahun ini adalah tahap 1, dan hari ini progresnya sudah mencapai 41%, yang targetnya sendiri selesai di bulan Desember," terang Irwansyah.

"Gedung teater ini sendiri bagian dari rencana peningkatan kawasan Taman Budaya Raden Saleh yang nantinya akan dilengkapi dengan sky walk, creative hub, serta beberapa pekerjaan penataan lainnya," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved