Breaking News:

Pertamina

Pertamina Apresiasi Polisi Perairan Ungkap Praktik Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Jawa Tengah

Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) mengapresiasi langkah Direktorat Polisi..

Editor: abduh imanulhaq
PERTAMINA
Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah memberikan piagam penghargaan kepada Direktorat Polisi Perairan atas kerjasamanya mengawal dan menindak kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) mengapresiasi langkah Direktorat Polisi Perairan Badan Pemelihara Keamanan Polda Jawa Tengah, yang berhasil menangkap oknum yang diduga melakukan penyalahgunaan dan penimbunan BBM Bersubsidi di Pelabuhan Tegal pada September lalu.

Dalam konferensi pers bersama Ditpolair Korpolairud Barhakum Polri di Tegal, Pjs Area Manager Communication, Relations & CSR Jawa Bagian Tengah Pertamina Patra Niaga Marthia Mulia Asri mengatakan, penyalahgunaan dan penimbunan BBM bersubsidi merupakan tindak pidana karena sangat merugikan masyarakat dan negara.

Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah juga memberikan piagam penghargaan kepada Direktorat Polisi Perairan (Dirpolair) yang diterima Brigjen Pol Muhammad Yassin Kosasih atas kerjasamanya dalam mengawal dan menindak kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Pertamina Apresiasi Polisi Perairan Ungkap Praktek Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Jawa Tengah
Pertamina Apresiasi Polisi Perairan Ungkap Praktek Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Jawa Tengah (IST)

Ketentuan sasaran pengguna BBM bersubsidi telah diatur pada Peraturan Presiden No 191 Tahun 2014 tentang Pennyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.

Selain itu, BPH Migas juga mengatur pengendalian BBM bersubsidi melalui SK BPH Migas No. 04/P3JBT/BPH Migas/Kom/2020 tentang Pengendalian Penyaluran Jenis Bahan Bakar Tertentu oleh Badan Usaha Pelaksana Penugasan pada Konsumen Pengguna Transportasi Kendaraan Bermotor untuk Angkutan Orang atau Barang.

“Adanya praktik penyalahgunaan semacam ini menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Terutama para pengguna BBM bersubsidi seperti angkot dan nelayan. Hak mereka dirampas oleh oknum tidak bertanggung jawab dan mengakibatkan subsidi negara tidak tepat sasaran. Pertamina mengapresiasi langkah cepat kepolisian yang berhasil menindak oknum penyalahgunaan BBM bersubsidi,” jelasnya.

Marthia menjelaskan, Pertamina Patra Niaga selaku operator yang ditugaskan negara dalam mendistribusikan BBM bersubsidi, tidak memiliki kewenangan dalam penindakan hukum.

Pertamina pun mendukung sepenuhnya upaya kepolisian dalam mengawal pendistribusian BBM bersubsidi ini.

Pertamina mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan mengawasi penyaluran distribusi BBM bersubsidi.

Apabila menemukan indikasi kecurangan dapat melaporkan kepada aparat kepolisian maupun Pertamina Call Center 135. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved