Breaking News:

Berita Regional

Indonesia Dihukum Tak Bisa Kibarkan Bendera Merah Putih di Ajang SEA Games 2021 dan Asian Games 2022

Indonesia terancam bernasib seperti Rusia di Olimpiade Tokyo 2020, saat bertanding di SEA Games 2021 dan Asian Games 2022, menyusul sanksi dari WADA.

Editor: galih permadi
Tribunnews.com/Alexander NEMENOV / AFP
Atlet Indonesia Apriyani Rahayu (kanan) dan Greysia Polii Indonesia berpose dengan medali emas bulu tangkis ganda putri mereka pada upacara selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021. 

TRIBUNJATENG.COM - Indonesia terancam bernasib seperti Rusia di Olimpiade Tokyo 2020, saat bertanding di SEA Games 2021 dan Asian Games 2022, menyusul sanksi dari WADA.

 Indonesia mendapat sanksi serius dari Badan Anti-Doping Dunia (World Anti-Doping Association/WADA) per Kamis (7/10/2021).

Sanksi diberikan kepada Indonesia dari WADA karena Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) tidak patuh terhadap Kode Anti Doping Dunia dalam mengimplementasikan program uji doping yang efektif.

Atas ketidakpatuhan LADI, Indonesia mendapat sanksi berupa pencabutan hak menjadi tuan rumah untuk kejuaraan atau turnamen level regional, kontinental, dan dunia selama masa penangguhan serta dilarang mengibarkan bendera Merah Putih, kecuali dalam ajang Olimpiade.

Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari menyesalkan sanksi yang diberikan oleh WADA.

“NOC Indonesia menyesalkan kejadian ini bisa terjadi. Meski ini bukan ranah kerja NOC, kami turut prihatin karena dampak yang ditimbulkan memengaruhi peran Indonesia di olahraga Internasional," kata Okto seperti dalam rilis yang diterima BolaSport.com.

"NOC akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk membicarakan masalah ini,” tambahnya.

Meski begitu, NOC menyatakan bakal tetap menghargai keputusan WADA.

“Kami sangat menghargai LADI dalam menyelesaikan urusan-urusan pekerjaannya. Kami berharap masalah ini bisa terselesaikan segera,” kata Okto.

“Namun, ini menjadi pelajaran kita bersama. Ketika kita ingin berprestasi di level dunia, sudah sepatutnya kita mengikuti aturan Internasional, olahraga punya otoritas tertinggi yakni Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang memiliki bidang-bidang khusus seperti WADA."

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved