Breaking News:

Berita Karanganyar

Kreatif, Warga Karanganyar Bikin Olahan Pizza Berbahan Singkong Jarak Towo

Beda dengan pizza pada umumnya, warga Karanganyar, Sudrajat mengkreasikan komoditas lokal singkong jarak towo sebagai bahan baku pembuatan pizza. 

Penulis: Agus Iswadi | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Drajat menunjukan pizza berbahan baku singkong jarak towo, komoditas asli Kabupaten Karanganyar. 

Olahan pizza berbahan baku singkong milik Drajat dapat terjual rata-rata 6-10 box per hari.

Secara keseluruhan bahan baku produksi berbagai macam olahan, Drajat menghabiskan sekitar 1 kuintal singkong dalam sehari di tengah situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini. Sedangkan dalam kondisi normal biasanya dia menghabiskan 2-3 kuintal singkong dalam sehari. 

Drajat mendapatkan singkong jarak towo sebagai bahan baku utama berbagai macam olahannya dari petani langsung.

Singkong jarak towo memang beda dengan singkong lainnya karena untuk mendapatkan hasil optimal, singkong tersebut harus ditanam di dataran tinggi minimal ketinggian 1.000 Mdpl dan suhunya minimal 20 derajat supaya mendapatkan kadar air yang bagus. 

Baca juga: Bocah Mizan Ditemukan Tidur di Sumur Setelah Warga Gelar Sholawatan, Padahal Malamnya Sumur Kosong

Baca juga: Gubernur Ganjar Pranowo Lantik Sumarno Sebagai Sekda Jateng, Sempat 2 Tahun Kosong

Baca juga: Gubernur Ganjar Pranowo Lantik Sumarno Sebagai Sekda Jateng, Sempat 2 Tahun Kosong

Hingga kini Drajat telah memasarkan produk olahan singkong di wilayah Solo Raya, Jakarta, Tegal dan beberapa daerah lainnya. Sedangkan di wilayah Karanganyar kini telah dipasarkan di beberapa toko modern, pusat oleh-oleh, oder secara online dan resto miliknya. 

Dari seluruh olahan berbahan singkong, Drajat mendapatkan omzet sekitar Rp 30 juta dalam sebulan meski dalam situasi pandemi Covid-19. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved