Breaking News:

Berita Kabupaten Semarang

Pelaku UMKM di Kabupaten Semarang Mulai Kembali Bangkit, Berharap Banyak Event Pameran

Pelaku UMKM di Kabupaten Semarang mulai bergairah seiring dengan penurunan status level PPKM serta upaya pemerintah mempercepat vaksinasi.

Penulis: hermawan Endra | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/HERMAWAN ENDRA
Seorang wanita sedang membatik di acara “Batik Corner” yang diselenggarakan, 4-10 Oktober 2021 di Melva Balemong Hotels & Resort Ungaran, Rabu (6/10). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pelaku UMKM di Kabupaten Semarang mulai bergairah seiring dengan penurunan status level PPKM serta upaya pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19. 

Owner Adisty Batik, Adisty mengaku, penjualan mengalami penurunan tajam selama masa pandemi. Bahkan tidak ada konsumen yang membeli batik dengan tujuannya hanya sekedar untuk menambah koleksi lemari mereka. 

Akibatnya ia terpaksa mengurangi jumlah karyawan untuk menekan pengeluaran. 

"Tetap ada bedanya dilihat dari sektor apapun, konsumen yang datang iseng-iseng beli batik bisa dikatakan gak ada," kata Adisty saat mengikuti pameran Batik Corner yang digelar di Melva Balemong, Ungaran, Kamis (7/10). 

Baca juga: Waras, Penjual Pigura Jadi yang Kali Pertama Masuk Pasar Johar Semarang Pasca-rehabilitasi

Baca juga: Agar Bisa Lakukan Evaluasi, Wali Kota Semarang Hendi Berharap Pedagang Pasar Johar Segera Isi Lapak

Baca juga: Fokus : Branding Pasar Johar

Adisty merasa masih beruntung, sebab tokonya masih banyak menerima orderan untuk keperluan seragam Aparatut Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Semarang.

Selain itu, pembelian biasanya untuk keperluan sovenir bagi ASN yang mutasi maupun purna tugas. 

Adisty  menilai, dengan penurunan status level PPKM penjualan batik mulai kembali meningkat.

Sebab, sudah ada pihak yang mengadakan pameran dengan mengundang pelaku UMKM. 

Ia berharap kegiatan seperti itu mulai digalakkan, karena cukup berpengaruh positif terhadap penjualan. 

"Pameran sangat bermanfaat sekali, selain untuk penjualan, sesama pelaku UMKM juga bisa saling berkomunikasi sehingga kadang memunculkan semangat untuk kembali bekerja setelah sebelumnya sempat terpuruk," pungkasnya. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved