Breaking News:

Guru Berkarya

Pemanfaatan Barang Bekas untuk Pembelajaran PJOK

Pembelajaran Pendidikan Jasmani menjadi salah satu mata pelajaran yang terdampak selama pandemi.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Agus Setiawan SPd MPd, Guru SMPN 1 Juwana Kab Pati 

Oleh: Agus Setiawan SPd MPd, Guru SMPN 1 Juwana Kab Pati

PEMBELAJARAN Pendidikan Jasmani menjadi salah satu mata pelajaran yang terdampak selama pandemi. Pendidikan Jasmani menekankan kepada aktivitas jasmani dalam proses pembelajaran. Tidak hanya di sekolah, pembelajaran yang dilakukan dari rumah juga memerlukan peralatan yang menunjang aktivitas gerak siswa sesuai dengan materi yang dipelajari.

Untuk melaksanakan aktivitas permainan bulu tangkis diperlukan raket dan shuttlecock. Namun, tidak semua siswa memiliki raket dan kok untuk melaksanakan pembelajaran bulu tangkis. Permasalahan lain yang ditemui dalam pembelajaran permainan bulutangkis adalah kurangnya partisipasi gerak dari siswa.

Permainan bulutangkis merupakan permainan yang bersifat individual dan dapat dilakukan dengan cara satu orang melawan satu orang, atau dua orang melawan dua orang. Permainan ini menggunakan raket sebagai alat pemukul dan shuttlecock sebagai obyek yang dipukul.

Permainan bulutangkis merupakan salah permainan bola kecil yang diajarkan dalam pembelajaran penjas untuk kelas 8 semester genap di SMP Negeri 1 Juwana. Siswa diharap mampu mempraktikkan variasi gerak spesifik dalam permainan bola kecil. Pada materi ini, siswa mempraktikkan variasi gerakan servis dan pukulan lob.

Modifikasi alat pembelajaran perlu dilakukan dengan memanfaatkan barang bekas yang ada di sekitar lingkungan. Yang dimaksud dengan modifikasi itu ialah pengurangan atau penggantian unsur-unsur tertentu (Supandi, 1992:107). Modifikasi permainan menjadi salah satu upaya untuk penyampaian materi dengan menyederhanakan alat dan peraturan yang disesuaikan dengan karakter peserta didik.

Modifikasi ini dinamakan Raplex Boran, merupakan akronim dari raket triplek dan bola koran. Raket dapat digantikan dengan membuat pemukul dari triplek bekas maupun kardus bekas. Sedangkan untuk kok dapat digantikan dengan bola yang dibuat dari kertas koran bekas.

Modifikasi Raplex Boran ini, sebagai upaya untuk membantu siswa dalam mengikuti pembelajaran permainan bulutangkis dengan peraturan yang telah dimodifikasi. Dengan memanfaatkan media yang ada di sekitar rumah serta biaya yang tidak terlalu mahal.

Selain pada unsur alat pelajaran, modifikasi juga diberikan dengan menyederhanakan pola gerakan dalam permainan bulu tangkis. Penyederhanaan pola gerak ini disesuaikan dengan karakteristik siswa. Siswa melakukan permainan yang lebih sederhana dengan tetap memperhatikan kompetensi dasar yang akan dicapai.

Tujuan modifikasi alat pada pembelajaran permainan bulutangkis ini bertujuan supaya siswa dapat merasa senang ketika mengikuti pembelajaran. Antusiasme yang muncul pada siswa terhadap pembelajaran tersebut akan membuat siswa menjadi aktif dan antusias dalam mengikuti pembelajaran serta lebih mudah menguasai materi yang diajarkan.

Sebelum melaksanakan pembelajaran, perlu disiapkan rencana pelaksanaan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan dengan memperhatikan setiap karakteristik siswa. Sehingga membuat situasi pembelajaran yang lebih menyenangkan dalam proses pembelajaran bulutangkis.

Melalui modifikasi Raflex Boran ini, penulis dapat menyimpulkan bahwa siswa dapat lebih aktif dan antusias dalam melaksanakan pembelajaran. Partisipasi siswa semakin meningkat dengan terpenuhinya alat pembelajaran. Selain dapat digunakan sebagai alat pembelajaran yang bermanfaat, modifikasi permainan ini dapat menumbuhkan kreativitas siswa, ketrampilan, kepercayaan diri dan kepedulian siswa terhadap lingkungan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved