Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Tombol Panik Ambulance Rakyat Diluncurkan di Pekalongan

Kejadian kegawatdaruratan dapat terjadi pada setiap orang dan dapat terjadi secara tiba-tiba baik personal maupun orang banyak.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN -  Berikut ini video tombol panik ambulance rakyat diluncurkan di Pekalongan.

Kejadian kegawatdaruratan dapat terjadi pada setiap orang dan dapat terjadi secara tiba-tiba baik personal maupun orang banyak.

Sehingga, membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat serta terpadu.

Dengan dasar hal tersebut, maka diperlukan sebuah sistem informasi terpadu yang handal dan dapat secara cepat dan efisien dalam menanggulangi setiap kejadian kegawatdaruratan.

Pemerintah Kota Pekalongan melaunching aplikasi tombol panik ambulance rakyat.

Aplikasi tersebut merupakan inovasi layanan publik berbasis android untuk memudahkan dan mempercepat masyarakat mendapatkan layanan ambulance untuk sampai ke rumah sakit terdekat agar segera tertangani kesehatannya.

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengapresiasi atas dilaunchingnya layanan aplikasi tombol panik ambulance rakyat.

Menurutnya, layanan ini merupakan suatu terobosan yang sangat luar biasa, dalam memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan.

"Saya harapkan aplikasi ini bisa dimaksimalkan keberadaannya.

Dengan aplikasi ini bisa jadi lebih mudah dan fast respon," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat melaunching aplikasi tombol panik ambulance rakyat di Halaman Setda Kota Pekalongan, Rabu (6/10/2021).

Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan menjelaskan, semua ambulance sudah terkoneksi dalam aplikasi tersebut.

"Ambulance semuanya sudah standby dan terkoneksi seluruhnya dalam memberikan layanan cepat kegawatdaruratan medis di masyarakat," jelasnya.

Pihaknya juga menambahkan, bahwa aplikasi layanan ini baru pertama kali ada di Jawa Tengah.

"Saya apresiasi dengan adanya aplikasi ini, karena layanan tersebut pertama di Jawa Tengah. Saya pesan, maksimalkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai aplikasi tersebut," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto mengungkapkan, bahwa terciptanya aplikasi tombol panik ambulance rakyat ini memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

"Biasanya akses masyarakat untuk mendapatkan bantuan layanan ambulance masih sulit, karena terkendala sistem. Padahal ketersediaan armada yang tersedia mencukupi."

"Sehingga, kondisi ini menyebabkan keterlambatan dalam mendapatkan penanganan rumah sakit dan banyak masyarakat yang tidak tertolong jiwanya saat sebelum maupun sesudah sampai di rumah sakit," katanya.

Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah inovasi layanan publik yang menjawab permasalahan tersebut yaitu adanya aplikasi tombol panik ambulance rakyat yang mudah dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas.

Menurut Budi, aplikasi ini berbasis android sehingga dapat digunakan dengan melakukan download aplikasi tersebut terlebih dahulu.

"Sesuai dengan judul aplikasi tersebut, maka tombol panik ambulance rakyat ini melibatkan jejaring ambulance yang terdapat di masyarakat.

Diharapkan melalui adanya aplikasi ini mempermudah akses masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kegawatdaruratan medis," ujarnya.(*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved