Rabu, 10 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

AHHA PS Pati

Doni Setiabudi dan Ibnu Grahan Mundur dari AHHA PS Pati, Beberkan Alasannya

Doni Setiabudi alias Kang Jalu mengundurkan diri dari kursi Manajer AHHA PS Pati atau PSG Pati. Demikian pula Ibnu Grahan

Tayang:
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: muslimah
Instagram AHHA PS Pati dan Humas AHHA PS Pati
Kolase foto Ibnu Grahan (kiri) dan Doni Setiabudi 

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Doni Setiabudi alias Kang Jalu mengundurkan diri dari kursi Manajer AHHA PS Pati atau PSG Pati.

Demikian pula Ibnu Grahan. Dia juga mengundurkan diri dari jabatannya di klub sebagai pelatih kepala.

Keduanya memutuskan mundur dari tim terhitung mulai Jumat (8/10/2021).

Keputusan mereka berdua merupakan buntut dari hasil minor yang didapatkan AHHA PS Pati dalam dua laga awal di perhelatan Liga 2 2021.

Dalam dua laga perdana melawan Persis Solo dan PSCS Cilacap, klub milik Atta Halilintar dan Putra Siregar menelan kekalahan. Masing-masing dengan skor 2-0 dan 2-1.

Hasil ini yang menempatkan tim di dasar klasemen sementara Grup C.

AHHA PS Pati yang masih menggunakan nama lamanya, yakni PSG Pati, ada di peringkat enam, di bawah lima kontestan Grup C lainnya.

“Betul. Head coach dan manajer secara resmi sudah menyatakan mundur dari tim. Sebuah kabar yang mengejutkan. Namun kami juga harus tetap menghormati keputusan yang diambil oleh coach Ibnu dan Kang Jalu,” jelas COO AHHA PS Pati, Divo Sashendra, dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjateng.com, Sabtu (9/10/2021).

Divo menyebut, pihaknya sebenarnya cukup menyayangkan keputusan yang diambil Coach Ibnu dan Kang Jalu. Dia ingin keduanya tetap bertahan. Namun demikian, manajemen menghormati keputusan kedua sosok ini. 

“Terima kasih coach Ibnu, terima kasih Kang Jalu atas dedikasi dan kebersamaannya yang luar biasa selama ini di tim,” ujar Divo.

Dia mengatakan, manajemen langsung bergerak cepat untuk mendapatkan sosok yang akan menggantikan keduanya. 

Namun, dia masih enggan membuka identitas pelatih yang dimaksudkan.

“Kami sudah menghubungi sosok yang akan menggantikan peran pelatih kepala. Nanti kami informasikan siapa yang akan menggantikannya,” kata Divo.   

Sementara, Kang Jalu sudah berpamitan dari tim. 

“Terima kasih atas perjalanan dan pengalaman selama ini, baik di masa PSG Pati ataupun AHHA PS Pati. Banyak ilmu yang bisa saya dapatkan, banyak saudara yang saya dapatkan pula walaupun dengan waktu singkat,” ungkap Jalu.

Dia melanjutkan, sebagai seorang manajer dengan pencapaian yang gagal total ini sudah menjadi tanggungjawabnya pribadi.

 “Saya memohon maaf kepada owner AHHA PS Pati, Bang Atta Halilintar, Papi Putra Siregar, juga Pak Saiful Arifin atas kegagalan dan tidak maksimalnya capaian saat ini. Semoga ke depan tim ini semakin sukses dan berprestasi,” ucap Jalu. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved