Breaking News:

Berita Kriminal

Penyelidikan Pelecehan Seksual Pejabat Kepada Anaknya Dihentikan, Tagar #PercumaLaporPolisi Ramai

Penghentian penyelidikan kasus dugaan pelecehan seksual seorang pejabat daerah kepada anaknya oleh polisi banyak diperbincangkan di media sosial.

Editor: rival al manaf
DAILY MAIL
Ilustrasi pelecehan seksual bokong begal dan payudara 

1. Kumpulkan bukti-bukti

Salawati Taher mengatakan, pada dasarnya dibutuhkan minimum 2 alat bukti permulaan untuk satu perkara pidana.

Ini diperlukan agar kasus bisa dilanjutkan dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Sebelum menjalani visum, korban kekerasan seksual diimbau mengumpulkan bukti-bukti berupa dokumentasi seperti foto dan video.

"Bikin dokumentasi berupa foto atau rekaman video dengan jelas menyebutkan tanggal atau arahkan kamera ke kalender," ujar Salawati kepada Kompas.com, Jumat malam (8/10/2021).

Dokumentasi ini amat penting, apalagi jika kasusnya berhadapan dengan orang yang memiliki kuasa seperti pejabat.

"Tujuannya agar ada alternatif untuk tambahan alat bukti apabila ada indikasi manipulasi saat visum," tutur dia.

Selain itu, agar bukti permulaan semakin kuat, saksi harus lebih dari satu orang.  Berkaca dari kasus pemerkosaan di Luwu Timur, sedikitnya sudah ada satu orang ibu beserta 3 korban anak sebagai saksi.

"Kalau bicara saksi ya seharusnya syarat saksi sudah terpenuhi," ucapnya.

2. Minta pendampingan Lembaga Bantuan Hukum

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved