PON Papua 2021
Ada Insiden Kericuhan PON Papua 2021, Disesalkan Legenda Tinju Indonesia Chris John
Terjadinya insiden kericuhan yang terjadi di venue tinju, beberapa hari lalu, menjadi catatan merah dalam pelaksanaan PON XX Papua 2021.
Kekalahan harus dijadikan acuan dan motivasi kedepannya untuk bisa bangkit dan lebih baik lagi di pertandingan berikutnya.
"Saat kalah, motivasi petinju harus bisa evaluasi apa yang membuat kalah. Sehingga harus memperbaiki kesalahan dengan berlatih dan perbaki dari pengalaman yang ada. Kedepan bisa lebih baik lagi," tutupnya.
Diketahui, sebelumya di arena pertandingan tinju sempat terjadi kericuhan yang melibatkan atlet dan relawan.
Petinju dari kontingen DKI Jakarta, Jil Mandagi dilaporkan menjadi sasaran pemukulan di luar ring tinju.
Dari keterangan yang dihimpun, kronologi bermula saat Jil Mandagi bertanding melawan atlet NTT, Luki Mira Agusto Hari di kelas 52-56kg putra.
Juri memutuskan, pertarungan dimenangkan Luki.
Baca juga: Selami Sejarah Perjuangan, Denpom Ajak Komunitas Sepeda Napak Tilas Pertempuran 5 Hari di Semarang
Baca juga: Kembali Dilatih Pelatih Asing, Bek Kanan PSIS Ini Akui Terbantu Pengalaman Menimba Ilmu di Inggris
Baca juga: Cegah Stunting pada Anak, Tiga Hal Utama Ini Perlu Dipahami Orangtua
Keputusan itu memicu ketidakpuasan Jil Mandagi yang melakukan protes keras.
Sang petinju disebutkan turun dari ring lalu membanting pintu dan memukul Kun spanduk pembatas.
Aksi itu memantik reaksi relawan yang tergabung dalam panitia pelaksana menjaga jalannya pertandingan.
Upaya menenangkan atlet itu berimbas adanya pemukulan di luar ring. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Chris John Menilai Seharusnya Insiden Kericuhan Tidak Terjadi Dalam Gelaran PON Papua 2021
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/petinju-indonesia-chris-john_20160118_192626.jpg)