Breaking News:

Berita Kendal

Kades di Kendal Ditahan Polisi Diduga Selewengkan Dana Desa Ratusan Juta, Paguyuban Angkat Bicara

Ditahannya Jiman Kepala Desa (Kades) Tambahsari, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal oleh Satreskrim Polres Kendal sempat membuat gempar masyarakat.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: rival al manaf
google
Ilustrasi dana desa 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Ditahannya Jiman Kepala Desa (Kades) Tambahsari, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal oleh Satreskrim Polres Kendal sempat membuat gempar masyarakat Kendal, khususnya Kecamatan Limbangan.

Karena, dugaan kasus yang menjerat Kades Jiman adalah penyelewengan dana desa (DD) hingga Rp 148 juta untuk kepentingannya sendiri.

Peristiwa tiga tahun lalu itu baru terungkap setelah kepolisian melakukan penyelidikan intensif atas laporan masyarakat.

Baca juga: Diduga Selewengkan Dana Desa Rp 148 Juta, Kades di Kendal Ditahan Polisi

Baca juga: Video Polres Kendal Fokus Vaksinasi Jamaah Masjid dan Gereja di 20 Kecamatan

Ketua Paguyuban Kepala Desa (Kades) Bahurekso Kendal, Abdul Malik angkat bicara terkait persoalan yang menimpa anggotanya.

Kata dia, informasi ditahannya Jiman sudah didengar sejak, Jumat (8/10/2021) malam. 

Akan tetapi, ia sendiri belum mengetahui pasti kasus pidana apa yang kini menjerat Jiman.  

"Kasusnya apa, (saya) belum tahu. Cuma, semalam (Jumat malam,red) saya sudah kontak Ketua Paguyuban kecamatan Limbangan."

"Setelah saya tanyakan, katanya terkait masalah pembangunan gedung serba guna tiga tahun silam. Itu informasinya, detailnya saya tidak tahu," terangnya, Minggu (10/10/2021).

Abdul Malik menegaskan, sejak terdengar informasi penangkapan itu, hingga kini tidak ada komunikasi dari Kades Tambahsari kepada paguyuban.

Hal itu membuat paguyuban kades bahurekso tidak bisa berbuat banyak untuk mengambil sikap dan pendampingan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved