Breaking News:

Berita

Pertunjukan Wayang Perdana Akan Digelar di Kantor Kemenparekraf secara Hybrid

Gelaran wayang dikatakannya memiliki mulitplier effect yang tinggi karena banyak pelaku yang terlibat dalam satu kali pementasan.

Editor: m nur huda
Istimewa
Pertunjukan wayang kulit di panggung Sasana Pambiwara kantor Dinas Kominfo Kebumen, Sabtu malam lalu (22/5/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Dampak pandemi covid-19 menjalar ke semua sektor termasuk ke dunia industri hiburan tradisional semisal wayang.

Untuk bangkit dari pandemi, membutuhkan adaptasi, inovasi, dan kolaborasi untuk penciptaan lapangan kerja.

Dibutuhkan juga peningkatan keterampilan para pelaku lewat pelatihan serta pendampingan. Hal ini yang diungkapkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.

"Harapan saya, kehadiran kita di sini dapat semakin menggeliatkan roda ekonomi sehingga aktivitas komunitas industri wayang segera bangkit," kata Sandiaga dalam acara peluncuran Gerakan Sosial #KitaPeduli di Kota Surakarta, Sabtu (9/10/2021).

Sebagai salah satu bentuk dukungan lainnya, Sandiaga mengatakan dirinya akan mencoba untuk membuat gelaran wayang pada akhir tahun.

Gelaran wayang dikatakannya memiliki mulitplier effect yang tinggi karena banyak pelaku yang terlibat dalam satu kali pementasan.

"Kita akan coba gelar sebelum akhir tahun di kantor Kemenparekraf dengan pola hybrid," kata Sandiaga.

Di sisi lain, Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, mengungkapkan, kota Solo saat ini telah turun ke PPKM Level 2.

Perlahan kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif termasuk seni dan budaya mulai coba dijalankan kembali.

Namun ia mengatakan hal ini membutuhkan waktu, terlebih anggaran di tahun ini yang telah banyak dialihkan untuk penanganan COVID-19.

"Tapi kami tetap mencoba untuk membuat event-event, seperti SIPA meski anggarannya terbatas dan venue juga kecil, tapi kami tetap mencoba untuk jalan karena saya tahu sangat berat bagi seniman saat pandemi," kata Gibran.

Untuk itu ia mengajak masyarakat untuk terus disiplin dalam penerapan protokol kesehatan agar kondisi pandemi COVID-19 dapat terus terjaga dengan baik.

"Anggaran untuk tahun 2022 sedang dibahas di Banggar, dan kegiatan event sudah kami masukkan. Tapi kami yakin tidak usah menunggu tahun depan, tapi akhir tahun kita sudah dapat bangkit. Tapi kita tidak lakukan tanpa dukungan bapak dan ibu semua," papar Gibran lagi.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Lama Terhempas Pandemi Covid-19, Pementasan Wayang Bakal Digelar Lagi, Perdana di Kemenparekraf

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved