Breaking News:

Rilis Terbaru UNDP Indonesia Soal Indeks Kemiskinan Multidimensi

United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia merilis indeks kemiskinan Multidimensi/Multidimensional Poverty Index (MPI) global terbaru.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Daniel Ari Purnomo
UNDP
Ilustrasi: Kemiskinan 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia merilis indeks kemiskinan Multidimensi/Multidimensional Poverty Index (MPI) global terbaru.

Data itu menyebutkan Indonesia telah membuat kemajuan dalam berbagai dimensi pengentasan kemiskinan sebelum pandemi Covid-19.

Disebutkan, indeks kemiskinan ini tidak hanya mencakup penghasilan tetapi juga meliputi akses ke air bersih, pendidikan, listrik, makanan dan enam indikator lainnya.

"Indeks Kemiskinan Multidimensi memberikan perspektif tentang kemiskinan yang tidak hanya mencakup pendapatan. Meskipun laporan ini menunjukkan beberapa kemajuan di antara kelompok-kelompok paling rentan di Indonesia sebelum pandemi, lebih dari satu juta orang berpotensi jatuh ke dalam kemiskinan. Oleh karena itu, kita harus meningkatkan upaya untuk menyiapkan lebih banyak sumber daya untuk memberdayakan masyarakat rentan yang terjerumus ke dalam kemiskinan,” kata Norimasa Shimomura, Kepala Perwakilan UNDP Indonesia seperti dalam keterangan tertulis yang diterima tribunjateng.com, kemarin.

UNDP mencatat, dekitar 3,6 persen dari total penduduk Indonesia (9,5 juta orang) miskin secara multidimensi, sementara 4,7 persen selebihnya (12,8 juta orang) rentan terhadap kemiskinan multidimensi menurut data tahun 2017.

Pada tahun 2012, sekitar 6,9 persen dari total penduduk Indonesia (17 juta) tergolong miskin secara multidimensi.

MPI menganalisis 10 indikator dalam berbagai dimensi dengan bobot yang sama, termasuk kesehatan, pendidikan dan standar hidup, serta membantu mengidentifikasi populasi miskin serta penyebab kemiskinan.

Dimensi kesehatan dan pendidikan berasal dari dua indikator sedangkan taraf hidup berdasarkan pada enam indikator.

Dalam kasus Indonesia, MPI menggunakan sembilan dari 10 indikator, namun tanpa informasi tentang gizi karena kurangnya data yang tersedia.

Nilai MPI yang merupakan proporsi penduduk miskin secara multidimensi yang disesuaikan dengan intensitas kemiskinan adalah sebesar 0,014, menunjukkan perbaikan dibandingkan data terakhir pada tahun 2012 sebesar 0,028.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved