Breaking News:

Berita Regional

Siswa SMP Gelar Demonstrasi, Protes Temannya Dinikahkan dengan Pria Selisih Usia 15 Tahun

Ratusan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Namrole di Kabupaten Buru Selatan berunjuk rasa dengan membawa poster hingga mic.

Editor: m nur huda
Tribunnews
Aksi protes pernikahan anak di bawah umur oleh ratusan siswa SMP Negeri 1 Namrole di Kabupaten Buru. 

TRIBUNJATENG.COM, BURU - Ratusan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Namrole di Kabupaten Buru Selatan berunjuk rasa dengan membawa poster hingga mikrofon.

Mereka menyeruhakan penolakan dan protes terhadap teman seangkatan mereka yang telah menikah.

Alhasil aksi protes siswa/siswi SMP tersebut ternyata viral di media sosial.

Akun official @magdaleneid pun membagikan postingan berita aksi protes siswa itu di laman Instagram, Jumat (8/10/2021).

Dalam postingan tersebut, @magdaleneid ikut menyuarakan keprihatinannya akan pernikahan dini siswa SMP berinisial NK itu.

NK yang baru menginjakan kaki di bangku kelas III SMP tersebut dinikahkan orangtuanya dengan seorang ustad asal Tangerang Selatan.

Namun, selisih umur keduanya menjadi perbincangan.

Tak tanggung-tanggung, usia keduanya selisih 15 tahun. 

Ayah NK sebenarnya merupakan seorang pejabat publik di Buru Selatan.

“Di tengah kegelisahan karena angka perkawinan anak yang terus naik, kami terharu mendengar berita tentang aksi solidaritas guru dan teman-teman SMPN 01 Namrole yang turun ke jalan ketika salah satu muridnya dipaksa menikah,” tulis @magdaleneid.

Halaman
12
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved