Breaking News:

Berita Regional

Menantu Pura-Pura Jadi Korban Perampokan Setelah Curi Uang Mertua Rp 26 Juta

Tapi apa dikata, Kadek Ardiasih justru mencuri semua hasil kerja keras Nyoman Nila dengan berpura-pura menjadi korban perampokan.

Tribunnews.com/Istimewa
Kadek Ardiasih (dipangku) terduga pelaku pencurian pasca kejadian perampokan yang terjadi di Banjar Sidembunut, Kelurahan Cempaga, Kabupaten Bangli, Bali, Kamis (7/10/2021). (Istimewa) 

Atas temuan tersebut, tim opsnal Polres Bangli mencurigai Kadek Ardiasih merekayasa peristiwa perampokan yang ia alami.

Setelah interogasi mendalam, Kadek Ardiasih akhirnya mengaku pencurian uang dan perhiasan emas milik mertuanya.

Uang dan perhiasan itu diambil oleh dirinya sendiri, lalu merekayasa seolah-olah dirinya adalah korban dalam peristiwa itu.

"Dari keterangan terduga pelaku, uang tunai yang diambil sebesar Rp 26.360.000 digunakan untuk mengganti uang tabungan yang sudah dihabiskan sebelumnya."

"Terduga pelaku bingung untuk mengganti uang tabungan milik mertuanya yang disimpan di KSP Sari Merta," kata Aryawan.

Menurut Kapolres Aryawan, pelaku diduga telah melakukan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 362 KUHP atau 367 KUHP atau 220 KUHP, dengan ancaman pidana selama-lamanya lima tahun penjara.

Tak Akan Cabut Laporan

Terungkapnya Kadek Ardiasih sebagai pelaku pencurian di Banjar Sidembunut mengejutkan kedua mertuanya.

Mereka tak menduga menantu yang sudah sangat dipercayai, tega mengambil uang milik mereka lalu merekayasa seolah-olah dirampok.

Hal tersebut diungkapkan Nyoman Nila, mertua pria.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved