Breaking News:

Berita Semarang

Orang Masuk Gedung Polda Jateng Wajib Scan Peduli Lindungi, Dijaga Provost

Orang-orang yang masuk gedung Polda Jateng wajib melakukan scan barcode aplikasi peduli lindungi.

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Pemberlakuan scan barcode peduli lindungi telah diterapkan di Polda Jateng.

Scan barcode peduli lindungi diberlakukan di setiap pintu masuk maupun keluar Mapolda.

Pengunjung maupun anggota Polda Jateng akan diarahkan provost untuk menscan barcode saat hendak masuk ke gedung Mapolda.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melalui Kabid Humas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy penerapan scan barcode telah diberlakukan sejak sepekan lalu. 

Bagi pengunjung maupun anggota Polda Jateng yang hendak memasuki ruang Mapolda wajib terlebih dahulu menginstal aplikasi peduli lindungi di masing-masing gawai pintarnya.

"Apabila tidak punya, harus menginstal terlebih dahulu," ujar Kabidhumas, Senin (11/10/2021).

Menurutnya, pada aplikasi tersebut terdapat pilihan menu scan barcode.

Lalu arahkan ponsel pintar barcode yang telah disediakan.

"Setelah menscan barcode pilih menu pilihan check in. Begitu saat akan meminggalkan dari Mapolda Jateng, juga diwajibkan untuk menekan tombol check out yang ada di dalam menu peduli lindungi," jelas dia.

Iqbal  menjelaskan kebijakan scan barcode peduli lindungi yang dilakukan Polda Jateng sebagai upaya untuk mendukung pemerintah dalam penerapan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

"Seperti  saat akan masuk mall, kita lebih dulu wajib scan barcode yang ada pada aplikasi PeduliLindungi. Itu implementasi Inmendagri diatas," terangnya.

Ia mengatakan kewajiban menunjukkan aplikasi peduli lindungi dan scan barcode bagi tamu dan anggota ini, akan ada proses tracing.

Pada scan barcode itu, petugas bisa melihat riwayat vaksinasi para tamu dan anggota.

"Pada setiap sektor mapolda yang ditentukan akan ada barcode Pedulilindungi dan provos yang mengawasi," tandasnya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved