Breaking News:

PSIS Semarang

PSIS Akademi U-16 dan U-18 Masuk Grup Neraka di Kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 2021/2022

Akademi PSIS Semarang akan kembali turut berpatisipasi di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-16 dan U-18.

TRIBUN JATENG/F ARIEL SETIAPUTRA
Jajaran direksi PSIS Semarang bersama Direktur Akademi PSIS, Muhammad Ridwan berforo bersama usai menggelar jumpa pers di Mess Akademi PSIS Semarang, Selasa (7/5/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Akademi PSIS Semarang akan kembali turut berpatisipasi di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-16 dan U-18 yang rencananya akan dimulai pada 18 Oktober mendatang di Bandung, Jawa Barat.

Dua kelompok umur dari akademi PSIS tersebut akan tergabung di Grup C.

Kompetisi EPA Liga 1 U-16 dan U-18 ini akan berlangsung dengan format turnamen akan diawali dari babak penyisihan yang diikuti enam tim setiap grup.

Kemudian di babak delapan besar, akan kembali dibuat dalam bentuk dua grup yang masing-masing terdiri dari empat tim.

Baca juga: Pedagang Sayangkan Hasil Undian Lapak, Banyak Pedagang Pasar Lain Masuk Johar Utara Semarang

Baca juga: Tak Terima Istri Main Ke Rumah Pria Idaman Lain di Meteseh Semarang, Selingkuhan Istri Pun Dikeroyok

Baca juga: Geliat Budidaya Kepiting Cangkang Lunak di Kutawaru Cilacap, Berdayakan Ibu-Ibu Mantan TKW

Selanjutnya dua tim dari dua grup di babak delapan besar akan melaju ke babak semi final kemudian final dan perebutan tempat ketiga.

Tim EPA PSIS U-16 bergabung bersama Persita Tangerang, Persela Lamongan, Bhayangkara FC, Persebaya Surabaya, dan Persib Bandung.

Sama halnya dengan tim EPA PSIS U-18, lawan mereka di grup C juga sama dengan calon lawan tim U-16.

Direktur akademi PSIS, Muhammad Ridwan mengatakan calon lawan tim U-16 dan U-18 di babak grup tak mudah.

Dari sisi teknis, Ridwan mengatakan pihaknya masih buta kekuatan lawan.

"Kita masih buta kekuatan tim-tim yang ada, tapi dari pengalaman yang ada dan data yang masuk juga, peserta di Grup C punya pembinaan bagus. Ada Persebaya, Persib, dan Bhayangkara. Mereka punya pembinaan secara berjenjang. Ini akan jadi grup yang menarik untuk kami," kata Ridwan.

Bagaimana soal target?

Eks penggawa Timnas Indonesia tersebut mengatakan tak membidik target juara di ajang ini. Hanya saja, Ridwan mengatakan ia ingin meningkatkan pengalaman bermain para pemain akademi PSIS.

Dia menambahkan, dengan pengalaman para pemain muda PSIS di kompetisi usia dini menjadi modal bagi para pemain yang diorbitkan ke tim senior setiap musimnya.

Baca juga: Ingin Wisata ke Maerakaca Semarang, Ini Syarat Masuk yang Harus Diperhatikan

Baca juga: Punya Konsep Bergaya Tionghoa, Pembangunan Taman MT Haryono Semarang Ditarget Tepat Waktu

"EPA tahun ini target dari manajemen tidak ada. Kita di awal sudah sampaikan ke CEO (Yoyok Sukawi--red), konsep pembinaan yang kami lakukan itu orientasinya adalah mencetak individu yang akan di promosikan ke tim senior," kata Ridwan.

"Setiap tahun ketika ada gelaran kompetisi antar usia ini tidak ada target tertentu. Target kami yang utama adalah menyumbang pemain-pemain ke tim senior atau calon pemain masa depan PSIS," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved