Breaking News:

Unsoed Purwokerto

Sandiaga Uno Dorong Mahasiswa Unsoed Purwokerto Kembangkan Inovasi dan Kolaborasi

Satu-satunya sumber daya yang tidak bisa digantikan dengan teknologi adalah sumber daya intelektual.

Editor: abduh imanulhaq
UNSOED
Irwan Fakhruddin (Co-Founder Membumilestari) bersama moderator Semnas FT Unsoed 

TRIBUJATENG.COM, PURWOKERTO - Satu-satunya sumber daya yang tidak bisa digantikan dengan teknologi adalah sumber daya intelektual, yang salah satunya tercermin dalam kebangkitan ekonomi kreatif.

Kegiatan ini dapat mengembangkan masyarakat ekonomi kreatif yang berdaya saing di era digital, pemanfaatan kreatifitas, keterampilan dan bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan dan lapangan pekerjaan dalam rangka keikutsertaan pembangunan nasional di era digitalisasi.

Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro (HMTE) Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto menyelenggarakan Seminar Nasional secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu (9/10).

Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno Ajak Mahasiswa Unsoed Ciptakan Inovasi dan kolaborasi
Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno Ajak Mahasiswa Unsoed Ciptakan Inovasi dan kolaborasi (IST)

Seminar nasional dalam rangka Dies Natalis HMTE ini mengangkat tema “Peluang Ekonomi Kreatif di Era Digital”.

Hadir sebagai narasumber Sandiaga Salahuddin Uno (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), Kamrussamad (Founder KAHMI Preneur & Anggota DPR RI Komisi XI), dan Irwan Fakhruddin (Co-Founder Membumilestari).

Mewakili Rektor Unsoed, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan & Alumni / WR III Dr. Kuat Puji Prayitno SH.,M.Hum dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya yang luar biasa  dan mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya seminar nasional.

WR III mengungkapkan bahwa tema yang yang diangkat sangat menarik sekali dan diaplikasikan perguruan tinggi untuk meningkatkan peningkataan perekonomian nasional.

“Unsoed sangat berterima kasih kepada para narasumber. Di sela kesibukannya masih meluangkan waktu untuk Unsoed untuk berbagi pengetahuan,” ungkap WR III.

Lebih lanjut WR III menyampaikan adanya kebijakan IKU, salah satunya diukur kemampuan perguruan tinggi unruk menghasilkan lulusan, dimana kurang dari 6 bulan sudah bisa bekerja / berwirausaha.

Begitu pula adanya program terkait kewirausahaan yaitu program KBMI, Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang semuanya mendorong untuk bisa mengembangkan jiwa kewirausahaaan. Unsoed khususnya mempunyai divisi terkait kewirausahaan dan memiliki gedung kewirausahaan yang menjadi tempat berwirausaha, dan adanya materi perkuliahaan kewirausahaan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved