Breaking News:

Berita Pekalongan

BERITA LENGKAP : Bangunan Pasar Mangkrak di Kota Pekalongan Mulai Dibongkar

Bangunan Pasar Banjarsari, Kota Pekalongan, mulai dibongkar. Sebelumnya, bangunan pasar tersebut terbengkalai lebih dari tiga tahun

Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Pembongkaran Pasar Banjarsari Kota Pekalongan 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN -- Bangunan Pasar Banjarsari, Kota Pekalongan, mulai dibongkar. Sebelumnya, bangunan pasar tersebut terbengkalai lebih dari tiga tahun, sejak terbakar pada 2018.

Pasar Banjarsari yang merupakan pasar tradisional terbesar di Kota Pekalongan terbakar, pada Februari 2018 silam. Pasar tersebut tidak bisa segera dibangun karena terkendala dengan beberapa hal, salah satunya sengketa tanah.

Pemkot Pekalongan berupaya membangun kembali Pasar Banjarsari, setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan, pembongkaran Pasar Banjarsari mulai dilakukan, pada awal Oktober.

"Alhamdulillah, tahun ini Pasar Banjarsari mulai dibongkar dan itu sesuai target saya. Seperti yang saya sampaikan bahwa tahun ini pasar harus dibongkar," kata Aaf, sapaan akrabnya, Senin (11/10).

Aaf mengatakan, Pemkot Pekalongan telah mengajukan anggaran pembangunan Pasar Banjarsari ke Pemerintah Pusat. "Pada saat kunjungan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, ke Kota Pekalongan, saya juga sudah sampaikan an proposal bahwa sudah kami berikan. Pak Menko sudah mengarahkan saya untuk bertemu dengan instansi terkait di tingkat pusat terkait proses pembangunan Pasar Banjarsari ini," imbuhnya.

Menurutnya, untuk pembangunan pasar ini membutuhkan dana Rp 173 miliar, sesuai dengan rancangan Detail Engineering Desain (DED). Kemudian, pembangunan kembali Pasar Banjarsari ini akan mengacu bangunan gedung berstandar SNI dan berkonsep pasar tradisional rakyat untuk menampung 3.757 pedagang.

"Saya berharap, pada tahun 2022 nanti pekerjaan fisik pembangunan kembali Pasar Banjarsari bisa terlaksana," tambahnya.

40 persen

Sementara itu, Kepala Bidang Pasar dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Kota Pekalongan, Deddy Setyawan mengatakan, pembongkaran Pasar Banjarsari yang dilakukan sejak awal Oktober kini sudah mencapai 40 persen.

"Tadi saya dan Plt Kepala Dindagkop UKM meninjau lapangan melihat proses pembongkaran Pasar Banjarsari, bongkaran material sudah mulai dikeluarkan dan progress-nya mencapai 40 persen," kata Deddy Setyawan.

Dia mengungkapkan, proses pembongkaran pada bangunan aset Pemkot Pekalongan di atas tanah 13,13 hektare itu ditargetkan selesai 90 hari kerja atau hingga akhir Desember. "Pembongkaran yang dilakukan hanya yang menjadi aset Pemkot Pekalongan. Untuk bangunan mal tidak kami bongkar," ungkapnya.

Dia mengatakan, Pasar Banjarsari yang nantinya akan dibangun konsepnya green building. Selain itu juga, pihaknya sudah mengantisipasi apabila terjadi kebakaran seperti yang dulu. "Jadi nanti akan dibuat sistem blok sehingga akses mobil pemadam kebakaran juga mudah," katanya.

Dia menambahkan, Pemkot Pekalongan hanya menyiapkan lahan untuk pembangunan Pasar Banjarsari. Adapun anggaran untuk membangun dari Pemerintah Pusat. (dro)

Baca juga: Marak Penipuan Mengatasnamakan Pinjol, Ini Perintah Presiden Jokowi Soal Pinjol Ilegal

Baca juga: Setelah Sandiaga Uno Resmikan Desa Wisata Sangiran Sragen, PLN Datang Siapkan Jaringan Baru

Baca juga: OPINI : Jagung Melambung Siapa Untung?

Baca juga: Hotline Semarang : Wajibkah Aplikasi PeduliLindungi di Tempat Wisata Tiada Sinyal?

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved