Breaking News:

Pupuk Subsidi

Daftar Lengkap Stok Pupuk Subsidi dan Nonsubsidi di Jawa Tengah

Daftar lengkap stok pupuk subsidi dan nonsubsidi di wilayah Jawa Tengah tahun 2021.

Penulis: hermawan Endra | Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
ILUSTRASI PUPUK INDONESIA. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - PT Pupuk Indonesa memastikan stok pupuk subsidi di Provinsi Jawa Tengah sesuai alokasi.

Ketersediaan pupuk subsidi ini nantinya akan dimanfaatkan pada musim tanam Oktober-Maret (Okmar) 2021-2022. 

VP Sales Region 3B Pupuk Indonesia, Rizki Candra Sakti, menyatakan bahwa hingga 7 Oktober 2021, jumlah stok pupuk subsidi yang berada di lini II dan lini III berjumlah 125,4 ribu ton.

Jumlah ini 179 persen dari stok minimum ketentuan pemerintah. 

Baca juga: Ilmuwan India Olah Limbah Rambut Manusia Jadi Pupuk dan Pakan Ternak

"Stok ini mencukupi kebutuhan selama 6 minggu ke depan," kata Rizki. 

Adapun total stok pupuk subsidi Jawa Tengah yang mencapai 125,4 tibu ton ini terdiri dari pupuk Urea 74.919 ton, NPK Phonska 16.373 ton, SP-36 9.515 ton, ZA 6.918 ton, dan Organik 17.750 ton. 

Sementara untuk realisasi penyaluran pupuk subsidi, Rizki mengatakan bahwa realisasinya mencapai 867 ribu ton hingga 4 Oktober 2021. 

Jumlah tersebut berasal dari pupuk Urea sebanyak 397.692 ton, NPK sebanyak 286.875 ton , SP-36 sebanyak 30.721 ton, ZA sebanyak 81.283 ton, dan Organik sebanyak 70.500 ton. 

Baca juga: Guru Besar UNS: 3 Cara Penggunaan Jerami untuk Buat Pupuk Organik Pengganti Pupuk Subsidi

Selain itu, untuk mengakomodir petani yang tidak terdaftar dalam e-RDKK atau kebutuhannya lebih tinggi dibandingkan alokasi pupuk bersubsidinya, Pupuk Indonesia juga menyediakan pupuk non subsidi di Jawa Tengah sebanyak 21.589 ton, rinciannya Urea 14.865 ton, NPK 6.343 ton, SP-36 372 ton, ZA 9 ton. 

Lebih lanjut Rizki menyebutkan bahwa untuk mendapatkan pupuk subsidi, syarat atau ketentuan sesuai yang ditetapkan oleh Kementerian Pertanian, yaitu petani wajib tergabung dalam kelompok tani, menggarap lahan maksimal dua hektar, menyusun dan input data ke Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK), dan untuk wilayah tertentu menggunakan Kartu Tani. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved