Breaking News:

Narkoba

ER Clingak Clinguk Cari Sabu di Kramat Kabupaten Tegal, Sialnya Ketemu Polisi

Buruh harian lepas sedang mencari paketan sabu pesanan malah sial bertemu polisi di Kramat Kabupaten Tegal.

Humas Polres Tegal
Barang bukti yang diamankan oleh tim Opsnal Satresnarkoba Polres Tegal, saat melakukan penangkapan terhadap seorang buruh harian lepas asal Desa Tanjungharja, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal berinisial ER (26).  

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Seorang buruh harian lepas asal Desa Tanjungharja, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal berinisial ER (26), ditetapkan sebagai tersangka atas kepemilikan sabu seberat 0,62 gram yang disimpan dibungkus bekas rokok. 

Adapun kronologi penangkapan ER berawal saat tim Opsnal Satresnarkoba Polres Tegal melakukan patroli di jalan raya Desa Bongkok, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, pada Sabtu (9/10/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.  

Dalam patroli tersebut, tim opsnal melihat gerak-gerik (ER) yang sedang mencari barang di sekitar SPBU jalan raya Desa Bongkok. 

Dari gerak-gerik mencurigakan inilah tim Opsnal Satresnarkoba bergerak, kemudian (ER) terlihat mengambil suatu barang dan langsung diamankan untuk dilakukan penggeledahan badan. 

"Dalam penggeledahan tersebut didapati ER membawa bungkus bekas rokok yang setelah dibuka di dalamnya terdapat plastik warna kuning dan bungkusan tisu warna putih terbungkus plastik klip putih bening berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu," jelas Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa'at, melalui KBO Satresnarkoba Iptu Mumin, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Selasa (12/10/2021). 

Satu buah paket yang berisi kristal putih diduga sabu dalam bungkus plastik klip putih bening yang dibungkus dengan kertas tisu warna putih, kemudian dibungkus dengan plastik warna kuning yang dimasukan dalam bungkus bekas rokok setelah ditimbang dengan plastik klip memiliki berat 0,62 gram.

Sedangkan barang bukti lain yang turut disita antara lain dua unit handphone merk Redmi 5A model MCG3B, dan satu unit handphone merk OPPO F3 warna rose-gold nomor model CPH1609. 

"Pelaku dijerat hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara," tandasnya. (dta) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved