Breaking News:

UKSW Salatiga

Ikut Peringati 10 Tahun NUNI, UKSW Gelar Donor Darah

NUNI merupakan kolaborasi yang dilakukan berbagai universitas di Indonesia yang bertujuan untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Penulis: hermawan Endra | Editor: moh anhar
UKSW Salatiga
Sebagai rangkaian perayaan 10 tahun NUNI, diadakan acara donor darah “Dari NUNI untuk Indonesia” di Student Center UKSW. Sejumlah 46 kantong darah terkumpul dari kegiatan yang juga dibuka untuk masyarakat umum ini. 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Sebagai puncak peringatan 10 tahun National Universities Network Indonesia atau NUNI, Senin (11/10) digelar acara “Perayaan 10 Tahun NUNI: Napak Tilas untuk Keberagaman dan Kesatuan Indonesia” yang diselenggarakan oleh Universitas Surabaya (UBAYA) secara daring menggunakan platform Zoom Meeting. 

NUNI merupakan kolaborasi yang dilakukan berbagai universitas di Indonesia yang bertujuan untuk memperkuat mobilitas, kualitas dan kesinambungan pendidikan tinggi di Indonesia.

Saat ini, NUNI beranggotakan 21 perguruan tinggi yang tersebar di Indonesia.

Sebagai salah satu anggota NUNI, Rektor UKSW Neil Semuel Rupidara SE MSc PhD juga menghadiri acara ini beserta pimpinan dan sejumlah dosen.

Baca juga: Teknik Keterampilan Mental Self-Talk Sebagai Penerapan Sport Science bagi Pelatih Kota Semarang

Baca juga: Mengoptimalkan Kemampuan Menulis Bahasa Jawa melalui Cooperative Learning

Baca juga: Mobil Motor Dijual Baru dan Bekas Semarang Murah Berkualitas Selasa 12 Oktober 2021

Dalam sambutan yang disampaikannya, Neil Rupidara menyampaikan bahwa 10 tahun keberadaan NUNI sudah memberikan banyak makna bagi semua perguruan tinggi yang bergabung dalam konsorsium ini.

“Ke depan, kita semua bisa terus bertumbuh bersama dan dapat mewarnai sistem pendidikan nasional dan juga masyarakat,” imbuhnya.

Senada, Rektor UBAYA Dr. Ir. Benny Lianto, MMBAT., juga menyampaikan dalam sambutannya bahwa ke depan akan banyak tantangan untuk NUNI, seperti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan pemerintah dan juga pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

“Kuncinya adalah kerjasama dan  kolaborasi. Keberadaan NUNI memiliki potensi yang sangat baik, untuk pelaksanaan MBKM dan program lainnya ke depan,” ungkapnya.

Hadir sebagai narasumber dalam Napak Tilas 10 Tahun NUNI adalah perwakilan dari 3 universitas deklarator NUNI, yaitu Dr. Ir. Boto Simatupang, MBP dari Universitas Bina Nusantara (BINUS), Prof. Dr. Ir. Budi Widianarko, M.Sc. dari Universitas Katolik Soegijapranata dan Nemuel Daniel Pah, S.T., M.Eng., Ph.D. dari Universitas Surabaya.

Bagaimana awal NUNI terbentuk dan bagaimana perjalanannya dikupas dalam acara napak tilas yang dipandu oleh Adi Prasetyo Tedjakusuma, B.Bus., M.Com dari UBAYA. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved