Breaking News:

Liga 2

Imbang Lawan PSIM Jogja, Pelatih Persis Solo: Mohon Maaf, Kita Udah Berusaha Maksimal

Laga Derbi Mataram antara PSIM Yogyakarta melawan Persis Solo berakhir imbang 0-0.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: sujarwo
Imbang Lawan PSIM Jogja, Pelatih Persis Solo: Mohon Maaf, Kita Udah Berusaha Maksimal
Dok. Persis Solo
Pemain Persis Solo Beto Goncalves saat melakukan heading memperebutkan bola dari pemain PSIM Yogyakarta, Selasa (12/10/2021) malam.

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Laga Derbi Mataram antara PSIM Yogyakarta melawan Persis Solo di Stadion Manahan, Selasa (12/10/2021) malam berakhir imbang 0-0.

Pada laga sebelumnya, Persis Solo juga ditahan imbang oleh tim Laskar Kalinyamat dengan hasil 1-1.

Hal itu menjadi, catatan yang kurang baik bagi Laskar Sambernyawa yang berada di posisi kedua klasemen sementara Liga 2 Grup C dengan raihan 5 poin di bawah PSCS Cilacap dengan 9 poin.

Menanggapi hasil pertandingan malam ini, Pelatih Persis Solo Eko Purdjianto menyampaikan permohonan maaf untuk suporter maupun pecinta Laskar Sambernyawa.

"Mohon maaf buat suporter dan pecinta Persis Solo. Kita udah berusaha maksimal, berusaha mengganti pemain untuk lebih menyerang lagi. Tapi hasilnya tetap 1 poin," ucap Eko.

Eko menyebut, atas hasil imbang 0-0 dari Laskar Mataram merupakan kerugian besar bagi Persis Solo.

"Menurut saya kerugian yang besar, seharusnya tim bisa dapat poin penuh. Tetap evaluasi di pertandingan selanjutnya," terangnya.

Dalam pertandingan, para pemain di lini tengah Persis Solo tidak maksimal dalam merebut maupun mempertahankan bola dari tim lawan.

"Berusaha lewat tengah, gak bisa. Tadi hanya shoting si Beto, tapi ndak bisa melakukan finishing. Beberapa kali finishing juga lemah, ini PR buat ke depannya," ungkapnya.

Sementara itu, Kiper Persis Solo Wahyu Tri Nugroho menyampaikan ketidaksenangannya dengan hasil yang diraih malam ini.

"Tentunya, kami semua juga tidak senang dengan hasil seri. Kami ingin menang juga dan ini kompetisi, kita harus cepat move on untuk pertandingan selanjutnya," tuturnya.

Saat ditanya apakah para pemain kurang rileks saat laga Derbi Mataram melawan Laskar Mataram, Wahyu Tri menjawab tegas tidak.

"Tidak, semua pemain sebelum main kita sudah antusias kita mau berikan yang teebaik. Cuma di lapangan ekspektasi tinggi kita, semua, pelatih ekspektasi tinggi, tapi di lapangan sudah coba dan hasil kurang memuaskan," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved