Breaking News:

Berita Kudus

Kehilangan Rp 5,8 Miliar di Rekening, Nasabah Bank BUMN di Kudus Lapor Polisi

Nasabah salah satu bank BUMN kantor cabang Kudus melapor ke Polda Jawa Tengah setelah kehilangan uang tabungan senilai Rp 5,8 miliar.

Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi rekening bank. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Kasus pembobolan rekening terjadi di Kudus.

Nasabah salah satu bank BUMN kantor cabang Kudus melapor ke Polda Jawa Tengah setelah kehilangan uang tabungan senilai Rp 5,8 miliar.

Korban warga Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kudus, Moch Imam Rofi'i baru menyadari uang di rekeningnya raib saat dirinya hendak mengambil uang sebesar Rp 20 juta di bank cabang Karanganyar, Kabupaten Demak, pada 31 Mei 2021.

Baca juga: Pemerintah Sudah Bolehkan 18 Negara Masuk Indonesia, Singapura Tidak Termasuk

Namun, informasi dari teller kartu ATM korban telah diblokir, sehingga disarankan mengganti kartu ATM di bank kantor cabang Kudus.

Setelah meengganti kartu ATM, korban selanjutnya melakukan penarikan uang sebesar Rp 20 juta.

Setelah uang di terima, korban mengecek saldo di buku tabungan yang ternyata hanya sisa Rp 128,68 juta. Padahal seharusnya saldo tersisa sebesar Rp. 5,9 miliar.

Atas kejadian tersebut, korban yang didampingi kuasa hukumnya yakni Musafak melaporkan kasus tersebut ke Mapolda Jateng.

Sebelumnya, pada 2 Juni lalu pihaknya sudah melakukan pengaduan.

Kemudian, pengaduan diterima penyidik menjadi laporan pada Senin (11/10/2021).

Laporan sudah tercatat dengan nomor STTLP/187/X/2021/JATENG/SPKT.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved