Breaking News:

Panen Padi

Mentan Syahrul Yasin Limpo Methik Padi Bareng Bupati Sukoharjo

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo panen padi pada lahan IP400 di Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo.

Tribun Jateng/ Muhammad Sholekan
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo bersama Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat melakukan adat methik bersama sesepuh desa sebelum panen padi IP400 di Tegalsari, Weru, Selasa (12/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo panen padi pada lahan IP400 di Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (12/2021). 

Bersama Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dan Anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana sebelum melakukan panen terlebih dahulu melakukan adat methik yang biasa dilakukan warga sekitar. 

Tujuan dari methik yang dilakukan bersama sesepuh desa setempat adalah berdoa kepada Tuhan untuk mendapatkan hasil panen yang bagus dan melimpah. 

Syahrul menyampaikan, salah satu terobosan yang dilakukan Kementan dalam rangka meningkatkan produksi padi adalah melalui pola tanam dengan indesk penanaman (IP) 400. 

Menurut politisi Partai Nasdem itu, penerapan pola tanam padi IP400 merupakan salah satu langkah meningkatkan produksi. 

"Sehingga, keterbatasan beras dalam negeri benar-benar mampu dipenuhi sendiri, bahkan surplusnya dapat diekspor," ucapnya. 

Mentan menyebut, IP400 adalah cara tanam dan panen empat kali dalam satu tahun pada lahan yang sama. 

Idealnya, IP400 dikembangkan di sawah irigasi teknis dengan ketersediaan air sepanjang tahun. 

Selain itu juga bukan daerah endemis hama dan pada hamparan sawah yang cukup seragam. 

"Kunci keberhasilannya ada pada air, mekanisasi, dan penggunaan benih umur genjah dan super genjah dengan persemaian di luar," terangnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved