Breaking News:

Berita Purbalingga

Orang Dengan Kecacatan Berat di Purbalingga Dapat Santunan Rp 300 Ribu Perbulan dari Pemkab

Pemerintah Kabupaten Purbalingga secara rutin tahunan memberikan santunan terhadap 300 orang dengan kecacatan berat (ODKB) melalui APBD kabupaten. 

Humas Pemkab Purbalingga
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi saat memberikan santunan kepada 300 orang dengan kecacatan berat (ODKB) di Kantor Kecamatan Bojongsari, Selasa (12/10/2021).  

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Pemerintah Kabupaten Purbalingga secara rutin tahunan memberikan santunan terhadap 300 orang dengan kecacatan berat (ODKB) melalui APBD kabupaten. 

Tahun ini, pemerintah juga memberikan santunan kepada anak yatim, piatu, dan yatim-piatu yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengungkapkan bantuan ODKB ini untuk menyemangati baik ODKB maupun keluarga yang merawatnya.

Baca juga: Bahas APBD 2022, Pemkab Purbalingga Sampaikan Kebijakan Umum Anggaran ke DPRD

Baca juga: Pelaku IKM dan UMKM Purbalingga Dapat Pendampingan Branding Produk

Baca juga: Polisi Temukan Sepeda Motor Milik Warga Kemangkon Purbalingga, Pengendara Masih Hilang

Besaran santunan yang diberikan yakni Rp 300 ribu per bulan.

"Pada tahap pertama ini, bantuan yang diberikan untuk 6 bulan, sehingga masing-masing mendapatkan Rp 1,8 juta," ujar Bupati usai acara penyerahan bantuan di Kantor Kecamatan Bojongsari, kepada tribunjateng.com, dalam rilis Selasa (12/10/2021).

Bupati mengakui besaran bantuan atau santunan ini nilainya tidak besar. 

Akan tetapi pemberian ini merupakan ketulusan pemerintah untuk meringankan beban mereka.

"Ini juga sebagai penyemangat agar semangat menjalani hidup, mudah-mudahan bantuan ini bisa berkah-barokah bagi mereka," katanya. 

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsosdalduk-KBPPPA) Kabupaten Purbalingga, Raditya Widayaka AP mengatakan, selain dilakukan penyerahan bantuan untuk ODKB juga diberikan bantuan dari program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) anak dari Kemensos.

"Program ATENSI anak diberikan kepada anak yatim, piatu atau yatim-piatu yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19," imbuhnya.

Baca juga: UIN Walisongo Gelar Kuliah Tatap Muka, Mahasiswa Bidikmisi Fuhum Jadi Relawan Covid

Baca juga: 7 Titik Tanggul Kritis Sungai Bodri di Kendal Rawan Jebol

Baca juga: Prediksi Formasi Indonesia vs Jepang di Piala Uber Malam Ini, Greysia/Apriyani Kembali Berpasangan

Bantuan program ATENSI anak ini yakni berupa uang tunai dalam bentuk tabungan Bank Mandiri yang berisi saldo untuk 2 bulan (September-Oktober). 

Besaran bantuan yakni Rp 200 ribu per bulan untuk anak sekolah dan Rp 300 ribu untuk anak yang belum sekolah.

Raditya juga menjelaskan, jumlah penerima sementara ini baru 71 orang dan akan terus bertambah yang saat ini tengah dalam proses verifikasi dan validasi lapangan. (jti) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved